Pendidikan & Kesehatan

Pabrik Sampoerna Malang Jadi Contoh Industri Tangguh Semeru

Peresmian Industri Tangguh Sampoerna Malang.

Malang (beritajatim.com) – PT HM Sampoerna Tbk. (Sampoerna) di Kota Malang dijadikan percontohan sebagai Industri Tangguh Semeru (Sehat, Aman, Tertib, dan Rukun) yang digagas oleh Pemerintah Kota Malang. Langkah ini juga untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 kluster industri seperti di daerah lain.

Kapolresta Malang Kota Kombespol Leonardus Simarmata bersama perwakilan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Malang, Andi Tasmiko, meresmikan program industri tangguh pertama di Kota Malang. Mereka mengapresiasi kerja keras dan upaya Sampoerna dalam mencegah penularan Covid-19 dengan menerapkan protokol kesehatan dan sanitasi yang ketat.

“Ini dapat menjadi role model atau panutan. Sehingga, tempat-tempat kerja atau pun pabrik lainnya bisa mencontoh apa yang dikerjakan Sampoerna. Begitu masuk, kita bisa melihat ada protokol cuci tangan dengan menggunakan air mengalir dan tidak menggunakan sentuhan. Hanya menggunakan injakan kaki. Ada sabun cuci tangan dan hand sanitizer di sana,” papar Leonardus.

Sebelum memulai bekerja di lingkungan pabrik Sampoerna, manajemen mewajibkan adanya pemeriksaan suhu tubuh sebelum masuk area pabrik. Di dalam area pabrik untuk ruang terbuka sudah menerapkan konsep physical ditancing. Di dalam unit produksi juga diberi sekat pembatas.

“Kita melihat semua ruang terbuka yang ada di sini menerapkan konsep physical ditancing. Saya melihat kesiapan daripada Sampoerna ini dan memberikan apresiasi, penghargaan yang setinggi-tingginya,” ujar Leonardus.

Perwakilan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Malang, Andi Tasmiko, menyebut aktivitas produksi berjalan sesuai dengan instruksi pemerintah. Dia mengungkapkan, Malang merupakan salah satu dari lima wilayah yang paling banyak berkontribusi di bidang penerimaan cukai untuk negara.

“Karena industri hasil tembakau ini salah satu tulang punggung penerimaan negara. Jadi, dari cukai, untuk daerah Malang Raya ini termasuk 5 besar penerimaan negara di bidang cukai yang memang masuk di APBN untuk membiayai semua pembangunan di Indonesia,” kata Andi.

Sementara itu, Direktur Sampoerna, Elvira Lianita, mengaku senang dengan dukungan Pemerintah Kota Malang dengan menjadikan pabrik Sampoerna sebagai Industri Tangguh Semeru.

“Kami berkomitmen untuk menerapkan protokol kesehatan yang ketat, serta tetap produktif menjalankan kegiatan usaha dengan beradaptasi pada standar normal baru. Ini merupakan wujud partisipasi kami dalam menggerakkan roda perekonomian baik di tingkat daerah maupun nasional,” ujar Elvira.

Elvira juga menjelaskan, protokol kesehatan dan sanitasi Sampoerna sejalan dengan kebijakan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Pemerintah Kota Malang, bahkan dalam beberapa aspek lebih ketat. Penerapan ini, dianggap sebagai komitmen perusahaan menjaga kesehatan dan keselamatan para karyawannya, sekaligus memastikan kualitas produk dan integritas merek terbaik bagi para konsumen dewasanya.

“Kami berharap semua pihak dapat terus berkolaborasi dan berperan aktif untuk ikut memberikan kontribusi terbaik agar Indonesia dapat segera menekan dan menghentikan laju virus Covid-19,” tandas Elvira. (luc/kun)





Apa Reaksi Anda?

Komentar