Pendidikan & Kesehatan

Otaku Festival 2022 Obati Kangen Pecinta Cosplay di Surabaya

Surabaya (beritajatim.com) – Surabaya Otaku Festival mungkin sudah tidak asing lagi bagi para pecinta cosplay di Surabaya. Ya, event tersebut kembali digelar oleh Fakultas Ilmu Komunikasi (Fikom) Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya (UKWMS) beberapa waktu lalu.

Kegiatan ini merupakan bentuk ujian akhir mahasiswa semester 5 yang mengambil mata kuliah Pengelolaan Aktivitas Komunikasi di Fikom UKWMS.

“Selain untuk memenuhi nilai mata kuliah, tujuan diselenggarakan event ini adalah untuk mencari pengalaman mengelola event dengan skala yang lebih besar,” ungkap Kevin Nicholas Hartono selaku ketua pelaksana, Selasa (6/12/2022).

Event yang mengusung tema festival otaku ini mengadakan beraneka ragam kompetisi, antara lain Coswalk Competition, J-pop Dance Competition, Anime Make-up Competition, Fanart Competition, dan Photography Competition. Selain kompetisi, event ini juga bertabur bintang yang terdiri dari Okai sebagai Master of Ceremony, Basu, Joca, Diyo, FlorenceDyJhe, Caca sebagai judges, Jetsuki sebagai special guest judges, dan Baby Metal Surabaya serta HT-One sebagai guest star.

“Proses persiapannya dapat dikatakan cukup berat karena kami harus merencanakan semua dari nol dengan waktu persiapan yang singkat. Mulai dari mencari dana, venue, sponsor, hingga guest star, dan peserta lomba yang ikut dalam event kami,” tutur Kevin.

Ia melanjutkan, dalam persiapannya tidak selalu berjalan mulus dan menemui banyak permasalahan yang harus mereka hadapi demi merealisasikan event ini. “Kami merasa mata kuliah Pengelolaan Aktivitas Komunikasi sangat membantu dalam mengajari dan membimbing kami dalam menjalankan event,” ucap Kevin.

Kevin dan kelompok memilih untuk mengangkat tema festival otaku dikarenakan minat masyarakat terhadap kebudayaan Jepang yang terus meningkat dan ia ingin dapat menjadi wadah bagi mereka di luar sana untuk menyalurkan hobinya pada budaya Jepang.

Antusiasme yang ditunjukkan oleh calon para pengunjung juga tidak kalah besarnya. Kevin mengungkapkan tiket masuk telah terjual lebih dari 350 tiket, dan tiket on the spot mencapai lebih dari 2000 tiket.

“Kami para panitia sungguh mengapresiasi seluruh pengunjung yang datang dapat mengikuti rangkaian acara dari awal hingga akhir dengan baik dan tertib, bahkan ketika belum open gate para wibu (sebutan bagi pecinta anime Jepang) mengantri dengan baik. Juga tentunya pihak GOW (Gabungan Organisasi Wanita) yang sangat membantu dalam pelaksanaan event ini,” pungkasnya. (ipl/kun)

Apa Reaksi Anda?

Komentar