Pendidikan & Kesehatan

ODR Pamekasan Berkurang, ODP Tambah 3 Orang

Pamekasan (beritajatim.com) – Jumlah orang dalam risiko (ODR) penyebaran wabah virus corona di kabupaten Pamekasan, kembali menurun hingga mencapai angka 321 orang dibandingkan hari sebelumnya, Jumat (10/4/2020).

Sebab berdasar update peta sebaran Covid-19 yang dirilis Tim Satgas Covid-19 Pamekasan, Sabtu (11/4/2020), angka ODR terdata sebanyak 6.933 orang, jauh lebih kecil dibandingkan rilis sebelumnya yang terdata sebanyak 7.254 orang.

Hanya saja status orang dalam paantauan (ODP) justru kembali naik, sekalipun tidak signifikan. Sebab saat ini terdata sebanyak 155 orang dengan status ODP yang tersebar di 13 kecamatan berbeda di Pamekasan, bertambah tiga orang dari rilis sebelumnya yang terdata sebanyak 152 orang.

“Untuk update hari ini yang kita keluarkan per pukul 13:00 WIB, jumlah ODR menurun dibandingkan rilis sebelumnya. Namun untuk status ODR ada tambahan tiga orang, yakni naik menjadi 155 orang. Sementara untuk status PDP dan positif Covid-19, tetap seperti sebelumnya,” kata anggota Satgas Covid-19 Pamekasan, dr Ahmad Marzuki.

Seperti diketahui, tercatat sebanyak dua orang yang masuk status Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang sempat dirawat di RSUD dr Slamet Martodirdjo Pamekasan. Namun keduanya dinyatakan negatif Covid-19 berdasar hasil Laboratorium Balitbangkes (Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan) Jakarta, beberapa waktu lalu.

Hanya saja dua orang lainnya dinyatakan positif terinfeksi virus corona, bahkan satu di antaranya meninggal dunia dan membuat kabupaten Pamekasan, terdata sebagai zona merah penyebaran Covid-19. Sedangkan satu orang lainnya masih menjalani perawatan di RSUD Smart Pamekasan. [pin/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar