Pendidikan & Kesehatan

Obat Covid-19 Berbahan Empon-empon dari Prof Nidom Tengah Diproduksi

Prof. C.A. Nidom

Surabaya (beritajatim.com) – Profesor C.A Nidom selaku Ketua Tim Riset Corona & Formulasi Vaksin dari Profesor Nidom Foundation (PNF) yang tengah mengembangkan riset untuk pembuatan obat Antiviral atau antivirus Covid-19 berhasil dalam tahap finalisasi.

Saat ini, Prof Nidom mengkonfirmasi kepada beritajatim.com bahwa obat empon-empon Antiviral Covid-19 dalam tahap resume produksi oleh salah satu produsen obat herbal di kota Bogor, Sabtu (11/4/2020).

“Alhamdulillah, riset yang kami lakukan sudah dalam proses resume ke produsen. Formulalisasi dari kami sudah selesai dilakukan dan telah dilakukan beberapa tes, seperti in vitro untuk melihat reaksi obat antiviral empon-empon ini terhadap Covid 19 dengan hasil yang memuaskan,” ungkap Prof Nidom yang juga menjadi Guru Besar di Universitas Airlangga (Unair) ini.

Prof Nidom mengatakan bahwa terdapat 3 formulasi obat yang diberikan resumenya kepada pihak produsen untuk kemudian dipilih menjadi obat yang siap dipasarkan. “Kami berikan 3 formulasi tentunya perbedaannya di grade kualitas, tergantung pihak produsen mau memilih yang mana. Kan pasti ada hitungan ekonominya, kami tidak mau memikirkan itu. Mereka yang memilih mana yang lebih efektif dan efisien, artinya yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” terangnya.

Untuk kepastian kapan obat ini bisa dipasarkan, Prof Nidom mengatakan bahwa keputusan itu telah menjadi hak pihak produsen. “Kapan bisa dipasarkan, ya tergantung produsennya. Mereka mungkin sedang hitung nilai ekonominya dan mengurus berbagai izinnya, tetapi Insyaallah tidak mungkin lama,” tukasnya.

Meskipun demikian Prof Nidom tetap menekankan masyarakat untuk kembali secara rutin mengkonsumsi empon-empon racikan sendiri. Karena baginya sebagai peneliti, Ia sudah selesai membuktikan bahwa formulasi empon-empon bisa digunakan sebagai antiviral.

Sekarang tinggal bagaimana hasil riset tersebut bisa mempunyai nilai tambah bagi pelaku usaha ekonomi. Saya juga berpesan bagi ahli bahan alam untuk jangan berhenti riset hanya sebatas bahan suplemen, tapi dilanjutkan riset sebagai bahan anti mikroba (virus, bakteri dsb). “Juga bagi masyarakat tetap mengkonsumsi empon dengan racikan sendiri untuk memperkuat daya tahan tubuh dan kesehatan secara umum,” pungkasnya. [adg/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar