Pendidikan & Kesehatan

NU Ponorogo Ajak Warga Nahdliyin Sukseskan Vaksinasi Covid-19

Ketua PCNU Ponorogo KH. Fatchul Azis serukan warga Nahdliyin siap divaksin. (Foto/Istimewa)

Ponorogo (beritajatim.com) – Vaksinasi menjadi upaya untuk menghilangkan pandemi Covid-19. Dengan divaksin, tubuh manusia bisa menciptakan kekebalan. Sehingga nantinya, bisa melawan Covid-19.

Saat ini, vaksin Covid-19 mulai didistribusikan ke masyarakat. Tahap awal, tenaga kesehatan (nakes) menjadi prioritas utama. Sebab, merekalah yang selama ini menjadi garda terdepan dalam melawan Covid-19. Sehingga potensi terpapar dari virus yang berasal dari Wuhan China itu sangat tinggi.

Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Ponorogo menyerukan pada warga nahdliyin untuk menyukseskan program Pemerintah tersebut. “Kami berharap seluruh pengurus, Badan Otonom NU dan Lembaga NU serta warga Nahdliyin turut mendukung pemerintah dan patuh untuk menerima vaksin,” kata Ketua PCNU Ponorogo KH Fatchul Azis, Minggu (17/1/2021).

Vaksin Sinovac digunakan untuk vaksinasi di Indonesia saat ini. Azis menyebut bahwa vaksin tersebut sudah aman dan halal. Sebab sudah mendapatkan izin penggunaan darurat atau emergency use authorization (EUA) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Azis meyakini dalam pemberian izinnya, BPOM melakukan kajian hasil uji klinis tahap akhir pengujian vaksin. Termasuk khasiat atau efikasi vaksin tersebut. Sehingga sudah sangat sesuai untuk kesehatan, khususnya dalam menanggulangi pandemi Covid-19 yang sudah berlangsung selama 10 bulan ini.

“Jadi vaksin CoronaVac produksi Sinovac Life Science Co.Ltd.China dan PT Bio Farma (Persero) ini, dapat digunakan untuk program vaksinasi di Indonesia,” katanya.

Azis semakin yakin, sebab vaksin Sinovac juga sudah mendapatkan sertifikasi halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI). Dia menambahkan bahwa dukungannya ini dilakukan agar semua masyarakat Indonesia bisa hidup normal kembali, tanpa dihantui virus Covid-19.

“Mari warga Nahdliyin mensukseskan vaksinasi Covid-19 ini. Semoga Allah SWT meridhoi, dan pandemi bisa berakhir,” pungkasnya. [end/suf]



Apa Reaksi Anda?

Komentar