Pendidikan & Kesehatan

Nongkong di Warung saat Jam Pelajaran, Pelajar Diamankan Satpol PP Kota Mojokerto

Enam pelajar yang diamankan anggota Satpol PP Kota Mojokerto saat bolos sekolah. [Foto: misti/bj.com]

Mojokerto (beritajatim.com) – Anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Mojokerto mengamankan enam pelajar yang kedapatan membolos saat jam pelajaran berlangsung. Keenamnya diamankan saat nongkrong di sebuah warung di Jalan Galunggung, Kelurahan Kedundung, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto.

Sekretaris Satpol PP Kota Mojokerto, Sugiantoro mengatakan, dari enam pelajar, satu di antaranya merupakan pelajar perempuan. “Ini dari laporan masyarakat yang resah karena mereka berkeliaran saat jam pelajaran berlangsung. Ini merupakan razia pelajar, yang rutin kita gelar,” ungkapnya, Selasa (18/2/2020).

Masih kata Sugiantoro, razia pelajar tersebut sesuai dengan Peraturan Wali Kota (Perwali) Nomor 17 Tahun 2009 tentang Wajib Belajar. Selain itu, razia pelajar tersebut juga digelar sesuai instruksi Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari yang menjadikan Kota Mojokerto menjadi Kota Pendidikan.

“Sehingga saat jam pelajaran masih berlangsung, apabila ada pelajar yang keluyuran akan kita jaring. Mereka kita bawa ke kantor untuk dilakukan pendataan. Untuk barang bawahan mereka ini masih kita periksa, khawatirnya terdapat hal hal yang tak senonoh ataupun pelanggaran lain,” katanya.

Sugiantoro menambahkan, pihaknya tidak mengizinkan para pelajar pulang sebelum dijemput orang tua dan guru masing-masing. Pihaknya juga menyiapkan Tim Konseling jika mendapati pelajar yang mengalami penyimpangan atau lainnya, ini lantaran tujuan razia pelajar tersebut untuk menekan angka kenakalan remaja di Kota Mojokerto. [tin/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar