Pendidikan & Kesehatan

Nakes Juga Takut pada Covid, 6 Bulan Terakhir 147 Positif di Magetan

Foto ilustrasi.

Magetan (beritajatim.com) – Bukan hal mudah jadi tenaga kesehatan (nakes) di kala pandemi. Sederet ketakutan juga menghantui meskipun mereka paham cara mencegah dan menangani Covid-19. Terhitung lebih dari 100 nakes di RSUD Sayidiman Magetan terpapar Covid-19, empat reinfeksi, dan dua di antaranya meninggal dunia pada Januari dan awal Maret.

‘’Sementara untuk yang berada di Puskesmas, di tahun 2021 sudah ada 147 orang,’’ ungkap dr. Rohmat Hidayat, Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Magetan.

Dia menyebut dari 147 orang tersebar di seluruh puskesmas di Magetan. Jumlah itu tercatat mulai Januari 2021 hingga Juni 2021. Dua di antaranya meninggal tahun ini. Untuk rincian yang ada di RSUD Saydiman, dia tak banyak jelaskan karena pelaporannya langsung ke DInas Kesehatan Provinsi Jawa Timur.

‘’Kemungkinan penularan makin tinggi, apalagi kini nakes di puskemas masyoritas juga di RS Darurat Ki Mageti,’’ katanya.

Dia menerangkan khusus nakes di RS swab hanya diperuntukkan bagi perawat yang bertugas di ruang isolasi yakni di instalasi gawat darurat (IGD), Instalasi Rawat Inap (Irna) Yudhistira, Irna Kunthi, dan Irna Pandu. Tiap ruangan isolasi ada lima orang perawat di tiap shift yang bertugas merawat para pasien Covid-19 dan wajib memakai alat pelindung diri level III bahkan level IV.

‘’Ada shift masing-masing, dua hari malam, dua hari pagi, dan empat hari libur,’’ katanya.

Dia mengungkapkan kalau selama ini banyak permasalahan. Ketidak percayaan masyarakat yang sampai kini belum terurai. Perlu edukasi yang lebih intensif pada masyarakat. Selain itu, pasien dan keluarga bisa percaya dengan tenaga kesehatan.

‘’Jika kepercayaan masyarakat dan kesadarannya bisa terbentuk, itu akan mengurangi beban rekan kami,’’ katanya. [fiq/but]



Apa Reaksi Anda?

Komentar