Pendidikan & Kesehatan

Musim Penghujan, Dinkes Pamekasan Himbau Masyarakat Waspada DBD

Pamekasan (beritajatim.com) – Dinas Kesehatan (Dinkes) Pamekasan, mengimbau masyarakat agar selalu menerapkan budaya hidup bersih dan sehat sebagai upaya mencegah penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD), khususnya memasuki musim penghujan seperti saat ini.

Himbauan tersebut bukan tanpa alasan, terlebih masa pancaroba yang sangat identik dengan jenis penyakit batuk dan pilek sudah mulai berakhir. “Saat ini yang harus diwaspadai dan diperhatikan secara serius, yakni penyakit DBD,” kata Kasi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2PM) Dinkes Pamekasan, Syaiful Rachman, Jum’at (30/10/2020).

Terdapat beberapa upaya pencegahan penyakit DBD, salah satunya dengan melakukan pembasmian terhadap jentik nyamuk aedes agypti. Di antaranya dengan melakukan gerakan serentak PSN-3M Plus, yakni Pemberantasan Sarang Nyamuk dengan Menguras, Menutup, Memantau dan Menimbun.

“Jadi salah satu upaya mencegah jenis penyakit ini, yaitu dengan melakukan gerakan serentak PNS-3M Plus sebagai upaya membasmi sarang nyamuk. Tentunya juga dengan memanfaatkan kembali sejumlah barang bekas seperti gelas air mineral,” ungkapnya.

Tidak hanya itu, pihaknya juga sudah melakukan berbagai program untuk mengantisipsi jenis penyakit DBD seperti yang dilakukan pada tahun-tahun sebelumnya. Salah satunya dengan program juru pemantau jentik alias jumantik. “Selama ini kita juga mengimbau petugas Puskesmas di Pamekasan, agar melakukan sosialisasi dan upaya pencegahan penyakit DBD dengan melakukan siaran keliling,” jelasnya.

Bahkan jenis penyakit tersebut juga direspon serius oleh Dinkes Pamekasan, salah satunya dengan peluncuran programGerakan 1 Rumah 1 Jumantik, Sabtu (29/10/2019) silam. Orientasinya untuk mengantisipasi penyakit DBD melalui gerakan terpadu. [pin/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar