Pendidikan & Kesehatan

Museum Majapahit di Trowulan Mojokerto Ditutup

Pemberitahuan penutupan di pagar PIM Trowulan. [Foto: misti/bj.com]

Mojokerto (beritajatim.com) – Pusat Informasi Majapahit (PIM) di bawah naungan Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Timur di Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto ditutup sejak, Senin, (16/3/2020) kemarin. Penutupan PIM yang lebih dikenal dengan Museum Majapahit ini untuk mencegah penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Kepala Unit PIM BPCB Jawa Timur, Muhammad Ikhwan mengatakan, penutupan ini menyusul adanya Surat Edaran Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI Nomor 35492/A.A5/HK/2020 tentang Pencegahan Penyebaran Virus Corona. Surat tertanggal 12 Maret 2020 yang ditandatangani Sekjen Kemendikbud Ainun Na’im.

“Ini sesuai instruksi Kemendikbud RI, kami menutup unit PIM di wilayah kerja kami termasuk yang ada di wilayah Kabupaten Mojokerto ini,” ungkapnya, Rabu (18/3/2020).

Selain Museum Trowulan, situs-situs bersejarah lainnya yang ada di Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto juga ditutup. Ikhwan mengaku, selain kerap dikunjungi wisatawan lokal, Unit PIM yang ada di Kabupaten Mojokerto juga sering dikunjungi wisatawan dari luar Indonesia.

“Kalau turis luar negeri, terakhir kami menerima kunjungan dua bulan lalu. Ada yang akan berkunjung bulan Februari kemarin tapi kami sarankan untuk menunda. Kita juga ada agenda penyemprotan desinfektan, kami lakukan ini juga untuk menjaga agar karyawan kami terbebas dari virus corona,” katanya.

Tidak cukup hanya menutup Museum Majapahit, BPCB Jawa Timur juga telah menunda sejumlah kegiatan yang mengundang banyak massa. Jumlah pengunjung Museum Majapahit rata-rata 500 pengunjung setiap harinya. Mayoritas pengunjung dari kalangan pelajar.[tin/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar