Pendidikan & Kesehatan

Muncul Keluhan Terkait PPDB Mitra Warga di Surabaya

Surabaya (beritajatim.com) – Penerimaan Peserta Didik Baru Surabaya telah dimulai 15 Juni lalu. Di Kota Surabaya sendiri terdapat beberapa jalur pendaftaran seperti, Jalur Prestasi Rapor, Jalur Prestasi Lomba, Jalur Zonasi, Jalur Inklusi, serta Jalur Mitra Warga.

Terkait Jalur Mitra Warga, seleksi menggunakan data MBR yang berasal dari Dinsos dan Dispendukcapil Kota Surabaya.

Sehubungan dengan proses PPDB, anggota DPRD Surabaya Tjutjuk Supariono menerima beberapa aduan warga terkait hal itu. Ia mengatakan, permasalahan terungkap melalui reses yang Ia gelar.

“Ada banyak aspirasi yang kami dapatkan. Terutama yang dekat-dekat ini mengenai PPDB. Ada seorang ibu, mengeluh terkait PPDB anaknya yang melalui Jalur Mitra Warga diterima jauh dari rumahnya, kebetulan beliau seorang perempuan tunggal dan tidak bisa naik motor. Jadi saya meneruskan hal tersebut ke pihak dispendik Kota Surabaya,” ujar Tjutjuk Supariono.

Untuk itu, politisi PSI ini memastikan jika Calon Peserta Didik Baru (CPBD) Jalur Mitra Warga akan direncanakan ke sekolah terdekat dari alamat NIK atau domisilinya. Terkait sekolahnya, bisa sekolah negeri maupun swasta. “Meski di sekolah swasta akan dijamin tidak dikenakan biaya tiga tahun ke depan untuk MBR,” ujar Tjutjuk.

“Mengenai masalah PPDB Mitra Warga diberi solusi oleh Dispendik, daftar ke sekolah terdekat melalui jalur zonasi. Untuk warga yang kesulitan mengenai PPDB dapat menghubungi hotline yang ada di sosial media dispendik Surabaya. Saya berharap semoga PPDB tahun ini berjalan lancar,” pungkasnya. [ifw/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar