Pendidikan & Kesehatan

Mulai Hari Ini, Warga Kota Malang Tak Bermasker Dapat Sanksi Sosial

Wali Kota Malang Sutiaji.

Malang(beritajatim.com) – Pemerintah Kota Malang resmi memberlakukan sanksi sosial bagi warga yang ditemukan tidak memakai masker saat beraktivitas di luar rumah. Sanksi sosial akan diberlakukan sejak, hari ini Selasa, (25/8/2020).

Wali Kota Malang, Sutiaji mengatakan kebijakan ini hasil revisi dari Perwali Nomor 19 Tahun 2020. Hasil revisi itu selanjutnya dituangkan dalam Perwali Nomor 26 Tahun 2020. Revisi dilakukan agar sesuai implementasi penerapan Inpres Nomor 6 Tahun 2020 tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Dalam Pencegahan dan Pengendalian Covid-19.

“Sudah direvisi menjadi Perwali Nomor 26 Tahun 2020. Dan sudah finalisasi di Pemprov Jatim,” ujar Sutiaji.

Sutiaji mengatakan, sejauh ini kesadaran masyarakat menggunakan masker sudah terbangun namun perlu ditingkatkan. Untuk itu dia meminta masyarakat tertib protokol kesehatan pencegahan Covid-19 agar tak mendapatkan sanksi sosial. Apalagi, sosialisasi terkait kebijakan ini sudah dijalankan satu pekan sebelumnya.

“Kami ingin menumbuhkan kesadaran dan kedisiplinan masyarakat dalam menggunakan masker. Punishment akan kami terapkan paling akhir jika masyarakat betul-betul bandel,” kata Sutiaji.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Malang, Wasto mengatakan sanksi yang disiapkan mulai dari sanksi sosial bahkan hingga membayar denda. Sanksi alternatif denda disiapkan bila warga yang kedapatan tidak menggunakan masker menolak diberlakukan sanksi sosial.

“Sanksi sosialnya membersihkan fasilitas umum. Sanksinya seperti bersih-bersih selokan, gorong-gorong atau fasilitas umum lainnya. Jika tidak bersedia nanti diberlakukan sanksi alternatif berupa denda,” tandas Wasto. (luc/ted)





Apa Reaksi Anda?

Komentar