Iklan Banner Sukun
Pendidikan & Kesehatan

Muhammadiyah Minta Perguruan Tinggi Diajak Ikut Pikirkan IPM Jember

Wakil Ketua Muhammadiyah Jember Djoko Purwanto

Jember (beritajatim.com) – Pengurus Daerah Muhammadiyah meminta agar perguruan tinggi-perguruan tinggi dilibatkan dalam pembangunan di Kabupaten Jember, Jawa Timur. Selama ini Bupati Hendy Siswanto dipandang cukup cakap menjalin komunikasi dengan banyak pihak.

“Perguruan tinggi di Jember banyak. Yang mengurusi pendidikan banyak. Fakultas pendidikan banyak. Diharapkan perguruan-perguruan tinggi ikut memikirkan pendidikan di Jember. Jadi pemerintah kabupaten bersinergi dengan perguruan tinggi-perguruan tinggi itu untuk ikut memikikan indeks pembangunan manusia (IPM) Jember,” kata Wakil Ketua Muhammadiyah Jember Djoko Purwanto, Senin (11/4/2022) malam.

Dalam nota pengantar Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2021, Bupati Hendy mengatakan, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Jember selama lima tahun ini menunjukan tren yang terus meningkat. IPM Jember pada 2021 adalah 67,32 atau meningkat sebesar 0,32 dibandingkan IPM 2020 sebesar 67,11.

IPM ini dibentuk tiga dimensi dasar, yakni umur panjang dan hidup sehat, pengetahuan, dan standar hidup layak. “Ketiganya diukur dengan angka harapan hidup, pencapaian pendidikan, dan pengeluaran perkapita riil,” kata Hendy.

Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Jember 2021-2026 menyebutkan, pendidikan merupakan salah satu bidang penting dalam pembangunan manusia. “Kualitas pendidikan saat ini akan sangat berpengaruh terhadap pembangunan nasional di masa mendatang, oleh sebab itu maka pendidikan disebutkan sebagai kebutuhan dasar dalam misi kedua Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Jember.” demikian RPJMD.

“Perguruan tinggi bertanggung jawab juga itu. Kalau Universitas Muhammadiyah sudah bekerjasama begitu Pak Hendy dilantik awal jadi bupati. Dari nota kesepahaman itu, banyak dilahirkan kerjasama. Yang jelas dirasakan mahasiswa adalah beasiswa. Beasiswa itu diharapkan masih terus berlanjut,” kata Djoko.

Djoko berharap sinergi antara Pemkab Jember dengan perguruan tinggi dan organisasi kemasyarakatan tetap terjaga baik. “Bagus kok, selama 2021 terjalin harmonis. Selama 2021 tidak ada masalah,” katanya. [wir/kun]


Apa Reaksi Anda?

Komentar