Iklan Banner Sukun
Pendidikan & Kesehatan

MTs Al Khalifah Angkat Budaya Jawa dalam Purnawiyata Bertema Kebangsaan

Malang (beritajatim.com) – Bertemakan kebangsaan, Madrasah Tsanawiyah Al Khalifah Kepanjen, Kabupaten Malang, menggelar acara tasyakuran Purnawiyata tahun pelajaran 2021/2022, Sabtu (11/6/2022).

Dalam Purnawiyata tahun ini, siswa mengusung budaya Jawa dipadu tari Topeng Malangan sebagai kearifan lokal. Acara diawali dengan lantunan pembawa sesi acara dengan Bahasa Jawa dengan jargon temanya “Budaya dan Bangsa”.

Balutan tarian adat jawa dan tarian adat lokal Malang mengisi serangkaian kegiatan Purnawiyata yang dihadiri Kepala Kemenag Kabupaten Malang, Sekertaris Yayasan Kampus Unira Malang, H.Mahmud Ghozali. Ketua yayasan MTs Al Khalifah, Hj. Sholihah dan Kepala sekolah SMK Muhammadiyah 5 Kepanjen, Siswanto Trimulyono serta tamu undangan dari Fatayat Kepanjen dan juga Konsuil Perdana Indonesia, Ahmad Triono.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Malang, Dr Musta’in melalui Pengawas Madrasah, Yuli Nur Rahmawati mengatakan, MTs Al-Khalifah adalah sekolah madrasah yang mandiri serta luar biasa bisa mengangkat dalam hal kebudayaan bangsa yaitu Jawa. Serta, menghadirkan kearifan lokal berupa tari Topeng Malangan.

“Saya ikut bangga karena MTs Al Khalifah sudah mengajarkan bahasa Jawa untuk komunikasi sehari-hari di lingkungan sekolah,” ungkap Yuli, Sabtu (11/6/2022) dalam sambutannya.

Yuli menjelaskan, adab Jawa dalam hendaknya di teruskan dan menjadi kebiasaan yang baik setiap hari di lingkungan sekolah. Sehingga, mampu menjadi ikon MTs Al khalifah sebagai madrasah yang berbudi pekerti tinggi dan adab sopan santun yang baik.

Yuli juga nemuji kepala madrasah MTs Al Khalifah. Dimana acara Purnawiyata berkonsep budaya Bahasa Jawa dan penuh rasa kebangsaan. “Konsep Purnawiyata ini baru satu-satunya. Saya sangat terkesan melihat anak-anak ini karena punya andap asor (Sopan santun) yang luar biasa. Bapak ibu wali murid tolong di ajak saudara, tetangga untuk menyekolahkan anaknya di MTs Al Khalifah karena sekolah ini luar biasa baiknya untuk generasi penerus bangsa,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah Madrasah Tsanawiyah Al-Khalifah, Nur Kholidah menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada siswa – siswi kelas IX yang telah dinyatakan lulus.

Mewakili yayasan Nusa Indah MTs Al Khalifah, dirinya beserta para dewan guru mendorong seluruh alumni agar memiliki jiwa optimis dan bukan pesimis.

Masih kata Nur Kholidah, konsep gelaran Purnawiyata berbahasa Jawa, hakikinya tentang pendidikan merdeka. Seluruh siswa-siswi dengan merdeka mencurahkan totalitas kreasi ide-idenya, Konsep kebangsaan berbalut budaya dan kultural kearifan lokal. Sehingga mengingatkan begitu besar perjuangan para pahlawan kita, ulama kita, perjuangan para santri bahwa kita harus punya komitmen tegas sebagai penerus bangsa dan mencintai NKRI.

“Pondasi sudah kami ajarkan, berdirilah gagah menghadapi tantangan dunia yang semakin kompleks, yang semakin ekstrim, dan berubah dengan sangat cepat. Jadilah alumni mental kuat. Anak muda optimis, tunjukkan prestasimu. Jadilah juara dipanggung-panggung modern seperti juara hafidz Alquran, membuat karya start-up dan jadilah atlet-atlet berprestasi di ajang kompetesi,” pesan Nur Kholidah.

Nur KHolidah melanjutkan, dirinya sangat bangga kepada civitas MTs Al Khalifah yang mampu menghadirkan gelaran pentas berkonsep kebangsaan dengan proses yang luar biasa.

“Kita tidak boleh ragu menjaga dan melestarikan budaya bangsa ini. Tidak boleh malu, harus kita tunjukkan. Alhamdulillah apresiasi saya kepada seluruh civitas dan panitia. Kita harus berani tampilkan budaya yang penuh budi pekerti luhur ini, Harus berani menjaga setiap jengkal bumi pertiwi untuk masa depan ana-anak kita. Berbuatlah walau setitik bila itu bermanfaat daripada hanya diam tidak berbuat apa-apa untuk bangsa ini,” tegasnya.

Nur Kholidah menambahkan, Ilmu dan adab yang kalian peroleh selama 3 tahun mudah-mudahan menjadi anak tangga yang kokoh. Dimana untuk menaiki tangga pedidikan berikutnya, menjadi cikal bakal dan bekal ilmu yang berakhlak.

“Kami ajarkan adab sopan santun. Perlihatkanlah sifat akhlakul karimahmu di masyarakat agar kalian tidak sekedar diketahui lulus. Akhlak itu diatas Ilmu, Akhlak lebih tinggi dari ilmu. Hakikat pendidikan itu akhlak. Ilmu pendidikan tanpa akhlak itu buta, akhlak tanpa pendidikan itu akan membabi buta. Maka disini, saya menekankan satukan Akhlak dalam ilmu dalam dirimu,” tuturnya.

“Teruslah berjuang, kami Bapak dan Ibu guru selalu berdoa untuk kalian. Jangan bosan jadi orang baik. Kalian sudah baik terus Istiqomah menjadi baik. Pasti kalian jadi orang sukses,” imbuh Nur Kholidah mengakhiri pesannya. [yog/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar