Pendidikan & Kesehatan

MTQ Jatim di Tuban, Jumlah Kafilah Melebihi MTQ Nasional

Gubernur Jawa Timur, didampingi Ketua DPRD Jatim, Bupati Tuban dan Anggota DPR RI saat membuka pelaksanaan MTQ Jatim ke 28 yang berlangsung di Tuban.

Tuban (beritajatim.com) – Pembukaan kegiatan Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) Jawa Timur yang ke 28 tahun 2019 yang berlangsung di alun-alun Kabupaten Tuban berlangsung sangat meriah dengan dihadiri ribuan santri dan juga masyarakat umum warga Tuban, Sabtu (26/10/2019) malam.

Event MTQ Jatim tersebut dibuka secara langsung oleh Gubernur Jawa Timur didampingi Ketua DPRD Jatim, Bupati Tuban dan anggota DPR RI dari Kabupaten Tuban, Ratna Juwita Sari. Yang mana kegiatan MTQ Jatim 2019 ini dikatakan lebih meriah dan peserta MTQ juga lebih banyak dibandingkan dengan MTQ Nasional.

Ketua Panitia MTQ Jatim 2019, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelaksanaan MTQ yang berlangsung di Kabupaten Tuban itu jumlah pesertanya sebanyak 1.788 orang dari 38 kontingen kabupaten/kota yang ada di Jawa Timur. Yakni dengan rincian jumlah peserta lomba 1.327 orang dan sisanya adalah official.

“Dalam MTQ Jatim ke 28 ini kami mengambil tema melalui MTQ kita bangkitkan pemahaman Al-Qur’an untuk kemajuan bangsa. Ini jumlah pesertanya sebanyak 1.788 orang dan ini melebihi dari jumlah peserta dalam MTQ Nasional,” ungkap KH Abdul Hamid Abdulloh, Ketua Panitia MTQ Jatim 2019 saat memberikan sambutan.

Pembukaan MTQ tahun 2019 dimeriahkan dengan penampilan Wali band dan Tarian Rampak Pesisir yang dibawakan 200 siswa SMA/SMK se Kabupaten Tuban. Tampak masyarakat kabupaten Tuban dari sejumlah kecamatan memadati alun-alun sejak sore.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa,menyampaikan apresiasi atas antusias warga Kabupaten Tuban yang menyambut gelaran MTQ ini. Gubernur juga mengajak masyarakat untuk memahami dan mengamalkan kaidah Al-Qur’an, pasalnya dengan pengamalan Al-Qur’an akan menciptakan masyarakat saling menghormati.

“Selain menjadi pemahama, maka MTQ ini juga menjadi pengautan untuk mengamalkan Al-Qur’an. Setelah kita dalam posisi mengamalkan maka yang terbangun diantara kita adalah ayolah berbaik-baik satu dengan yang lain, jangan sampai ada gesekan yang bisa menimbulkan sesuatu yang tidak kita inginkan,” ungkap Khofifah Indar Parawansa, Gubernur Jawa Timur.

Gubernur Jatim menerangkan bahwa pada gelaran MTQ Jatim tahun ini sudah menggunakan digital dan teknologi dalam penyelenggaraannya, itu menandakan seluruh warga LPTQ siap menghadapi revolusi industri 4.0. Dan Jatim ditargetkan dapat memperoleh juara umum MTQ Nasional pada Juni tahun 2020.

Sementara itu, Bupati Tuban, Fathul Huda menyampaikan kehadiran para kafilah membawa berkah bagi Kabupaten Tuban dan berdampak positif untuk Tuban Bumi Wali. Bupati juga berterimakasih kepada Gubernur Jawa Timur dan bersyukur atas penunjukan sebagai tuan ramah.

“Sebagai tuan rumah kami akan menyelenggarakan kegiatan MTQ ini dengan sebaik-baiknya. Al-Quran merupakan sumber dari segala sumber, merupakan wahyu Rasulullah yang menjadi guideline bagi umat islam. Karenanya harus terus dikaji dan diterapkan dalam kehidupan,” ungkap Fathul Huda, Bupati Tuban dalam pembukaan itu.[mut/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar