Pendidikan & Kesehatan

Hanya Tambal Sulam

MI di Mojokerto Terakhir Tersentuh Pembangunan 8 Tahun Lalu

Mojokerto (beritajatim.com) – Sebanyak lima ruang Madrasah Ibtidaiyah (MI) Sabillurrosyad di Dusun Gedagan, Desa Jolotundo, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto mengalami kerusakan. Terakhir mendapatkan sentuhan pembangunan delapan tahun lalu.

Kepala Madrasah MI Sabilullrosyad, Suminto mengatakan, MI Sabilullrosyad berdiri sejak tahun 1989. “Hampir setiap hari, kendaraan besar yang melebihi tonase melintas di depan sekolah. Sampai terasa ada getaran di saat kendaraan besar melintas,” ungkapnya, Selasa (19/11/2019).

Masih kata Suminto, banyaknya kendaraan besar dengan muatan melebihi tonase tersebut karena di dekat sekolah ada pabrik. Selama ini, pihaknya telah mengupayakan kenyamanan para siswa dengan melakukan pembenahan semaksimal mungkin.

“Enam bulan lalu, dinding di perpustakaan yang retak sudah ditambal. Lantai juga sudah ditambah tapi tetap saja amblas, lepas tambalan antara lantai sama dinding. Kami hanya bisa menghimbau para siswa untuk keluar kelas saat jam istirahat dan kalau ada apa-apa agar berlindung dibawah meja,” katanya.

Terkait kondisi sekolah yang mengkhawatirkan ini, pihaknya berharap pemerintah bisa membantu perbaikkan melalui Education Management Information System (EMIS) Direktorat Jenderal Pendidikan Islam (Ditjen Pendis) Kementrian Agama (Kemenag).

“Sebelumnya tiap tahun kami sudah mencoba mengajukan bantuan lewat online EMIS terkait keperluan sarana sekolah dan perbaikkannya, namun tidak ada tanggapan. Sekolah ini terakhir mendapatkan sentuhan pembangunan 8 tahun yang lalu,” tegasnya.[tin/ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar