Pendidikan & Kesehatan

Meski Sudah Zona Orange, Ponorogo Belum Laksanakan PTM

Sekda Agus Pramono. (Foto/Endra Dwiono)

Ponorogo (beritajatim.com) – Meski sudah berstatus zona orange, Pemkab Ponorogo belum akan melakukan Pembelajaran Tatap Muka (PTM). Padahal, dulunya setelah berganti status menjadi zona orange, seminggu kemudian akan dievaluasi untuk bakal dilaksanakan lagi PTM.

“Kemarin memang kami belum mempertimbangkan kebijakan pemerintah pusat, terkait PPKM skala mikro,” kata Sekda Ponorogo Agus Pramono, Selasa (16/2/2021).

Dengan penerapan PPKM skala mikro di Ponorogo, tentunya Agus akan mendiskusikan lebih detail rencana PTM ini dengan Kadindik dan Kadinkes. Sebab, angka Covid-19 ini mulai menurun untuk akhir-akhir ini. Sebelumnya, angka penularan Covid-19 masih tinggi di bumi reyog. “Dengan penerapan PPKM skala mikro ini, diharapkan angka Covid-19 lebih bagus lagi,” katanya.

Jika dalam beberapa hari ke depan, kasus Covid-19 terus mengalami penurunan, tim satgas penanggulangan tentu akan mengadakan rapat secara besar untuk menentukan PTM. “Tetapi untuk saat ini, kami belum menentukan untuk PTM,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, PTM pada semester genap tahun akademik 2020/2021 menjadi kewenangan Pemerintah Daerah (Pemda). Kebijakan tersebut sesuai dengan Surat Keputusan Bersama (SKB) Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Agama (Menag), Menteri Kesehatan (Menkes), dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri). Sehingga tidak seperti awal pandemi tahun lalu. Dimana PTM diselenggarakan sesuai zona Covid-19 yang disandang daerah tersebut.

Detahui, Kabupaten Ponorogo terjerembab ke zona merah lagi. Itu lantaran banyaknya kasus konfirmasi baru dan meningkatnya angka kematian pasien Covid-19. Keadaan tersebut, membuat Pemkab Ponorogo urung melaksanakan PTM disemua jenjang pendidikan di bumi reyog. “Karena Ponorogo zona merah, kami putuskan untuk tidak menerapkan PTM dulu,” kata Sekda Ponorogo Agus Pramono, Jumat (22/1/2021) lalu.

Sehingga untuk semester genap ini, pembelajaran tetap jarak jauh atau daring. Agus menyebut jika PTM akan kembali diberlakukan sampai ada perubahan zona di bumi reyog. “Nanti kalau sudah berubah ke zona orange akan dipertimbangkan untuk dilakukan PTM lagi,” kata mantan pegawai Pemkab Madiun itu.

Artinya, seumpama kalau sudah zona orange seminggu berjalan, akan dilakukan evaluasi. Evaluasi tentang aman tidaknya mulai dilakukan PTM. “PTM nantinya akan dilakukan bertahap. Dengan prosentase masuk terkecil dan semakin bertambah. Jadi prinsipnya menunggu zona berubah orange selama seminggu dulu,” katanya. (end/kun)



Apa Reaksi Anda?

Komentar