Pendidikan & Kesehatan

Meski Dinyatakan Sembuh dari Covid-19, Kadinkes Kabupaten Mojokerto Tetap Isolasi Mandiri

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mojokerto, dr Sujadmiko. [Foto: misti/bj.com]

Mojokerto (beritajatim.com) – Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mojokerto, dr Sujadmiko dinyatakan sembuh dari virus corona (Covid-19) setelah hasil swab keduanya yang keluar, Selasa (5/5/2020) hari ini dinyatakan negatif. Pasca diketahui positif, Orang Tanpa Gejala (OTG) ini menjalani isolasi mandiri di rumahnya.

Mantan Direktur RSUD Prof Dr Soekandar ini sebelumnya dinyatakan positif Covid-19 berdasarkan hasil tes swab pertama yang keluar pada Jumat (24/04/2020). Ia memilih melakukan isolasi mandiri di rumahnya di Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto. Hingga hasil swab kedua keluar dan dinyatakan negatif.

“Hasil tes swab kedua keluar tadi sekitar pukul 13.00 WIB, hasilnya negatif. Dan alhamdulillah dianggap sembuh. Kalau saya tanpa gejala, rapid berkali-kali negatif, secara klinis tidak ada gejala, hasil tes swab juga negatif berarti sembuh dan saya sendiri tidak merasakan apa-apa,” ungkapnya.

Selain hasil tes swab, dr Sujatmiko mengklaim dirinya sembuh dari virus corona juga berdasarkan hasil dua kali rapid test. Yaitu pada Selasa (21/4) dan Senin (4/5). Kedua rapid test menunjukkan hasil non reaktif. Ia mengaku bisa terpapar Covid-19 tanpa gejala lantaran lebih dulu terinfeksi pada bulan Januari saat mengikuti rapat di Jakarta.

“Waktu ke Jakarta Januari lalu, di saat masih ada rapat. Kemungkinan dari situ. Terinfeksi kemudian sembuh kemudian infeksi lagi. Memang pada saat itu badan sedikit kurang enak. Kemudian saya minta swab dan hasilnya positif, kemudian saya isolasi mandiri di rumah,” jelasnya.

Ia memastikan, istrinya negatif meski tinggal serumah dengannya dan menjadi salah satu kontak erat. Meski dinyatakan sembuh, dr Jat (panggilan akrab, red) masih harus menunggu waktu selama dua minggu atau 14 hari untuk bisa kembali beraktifitas. Hal tersebut sesuai dengan protokol kesehatan pasien Covid-19.

“Nyonya saya dites juga negatif, rapid juga negatif. Padahal kontak erat dari awal-awal. Meski saya sudah sembuh, sesuai dengan protokol setelah dinyatakan negatif maka akan melakukan massa pemulihan selama dua minggu. Ini dilakukan jangan sampai di masa ini tertular lagi,” tegasnya.[tin/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar