Pendidikan & Kesehatan

Mesin PCR Swab di RSUD Kota Malang Siap Dioperasikan

Juru bicara Satgas Covid-19 Kota Malang, Husnul Mu'arif.

Malang (beritajatim.com) – Jubir Satgas Covid-19 Kota Malang, Husnul Mu’arif mengatakan Mesin Polymerase Chain Reaction (PCR) swab yang dihibahkan oleh salah satu perusahaan swasta kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Malang akan dioperasikan dalam beberapa hari ke depan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Malang.

Saat ini memang mesin belum di operasikan masih belum ada test sempel swab. Pihaknya masih melakukan pelatihan kepada petugas RSUD setelah semuanya mengerti cara kerja mesin PCR Swab. Barulah mesin PCR Swab siap dioperasikan.

“Masih memberikan pelatihan kepada petugas kita untuk mengoperasikan mesin PCR tersebut. Mesinnya kami tempatkan di RSUD Kota Malang. Karena telah memenuhi syarat seperti luas ruangan dan ditempatkan di ruangan yang bertekanan negatif,” ujar Husnul, Rabu, (5/8/2020).

Wali Kota Malang, Sutiaji berharap tambahan satu mesin PCR dapat mempercepat proses tracing, testing dan treatmen penanganan Covid-19 di Kota Malang. Sejauh ini, Kota Malang baru memiliki 4 mesin PCR swab yang ada di Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA), RS Lavallete, RS Universitas Brawijaya dan RSUD.

“Sehingga proses, tracing, testing dan treatment, bisa berjalan dengan baik. Kita tidak bisa melakukan tracing, kepada masyarakat sebelum ada kepastian orang ini terkonfirmasi positif atau tidak. Kalau kita punya (PCR swab) khusus untuk Kota Malang mungkin kami concern PCR kami agar hasilnya terpantau,” tandas Sutiaji.

Dia mengungkapkan, mesin PCR Swab yang baru memiliki kapasitas alat uji sampel swab sebanyak 32 sampel setiap 30 menit. Dia juga berpesan kepada seluruh ASN untuk menjadu garda terdepan melakukan sosialisasi bahaya Covid-19 dan tertib protokol kesehatan. (luc/kun)





Apa Reaksi Anda?

Komentar