Iklan Banner Sukun
Pendidikan & Kesehatan

Merdeka Belajar, Karya Murid dan Guru SMKN 4 Malang Dipamerkan

Pameran karya siswa SMKN 4 Malang.

Malang (beritajatim.com) – Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 4 Malang menggelar pameran karya guru dan siswa. Sebanyak 25 stand berisi karya siswa dan guru dipajang di  lapangan dan gedung perpustakaan sekolah. Hal itu merupakan hasil Project Based Learning sebagai penerapan program merdeka belajar

Kepala SMKN 4 Malang, Gunawan Dwiyono mengatakan bahwa siswa saat ini terus didorong dalam pembelajaran berbasis project. Siswa tidak hanya mendapat ilmu akademik tetapi wajib mengimplementasikan dengan wujud karya yang nyata.

“Mewujudkan karya nyata itu ternyata tidak sederhana. Disitu ada kolaborasi dan kerjasama, ketika anak-anak menghasilkan karya, ada bimbingan guru dan capaian pembelajaran, itulah yang diwujdukan dalam bentuk karya yang sekarang dipamerkan di sekolah,” kata Gunawan.


Pameran lebih diprioritaskan untuk siswa kelas X, yang tergabung dalam 9 kompetensi keahlian di SMKN 4 Malang. Kemudian pameran juga memajang karya guru yang selama ini memiliki karya pribadi.

“Yang diinginkan dari pameran ini adalah tumbuh motivasi dan kreatifitas, sehingga ke depan siswa bisa menghasilkan karya yang lebih kompleks. Kalau terbiasa kolaborasi, maka setelah lulus mereka lebih kreatif dan menghasilkan karya bernilai ekonomis,” imbuhnya.

Pameran seperti ini merupakan yang pertama kali digelar di SMKN 4 Malang. Dia berharap, pameran ini menjadi event tahunan. Selain warga sekolah, pihaknya juga mengundang seluruh siswa SMPN di Kota Malang untuk melihat pameran. Mereka juga mengundang siswa SMP untuk membuka wawasan mereka soal jurusan di SMKN 4 sehingga siswa smp tidak salah pilih jurusan saat PPDB.

Seorang siswa SMKN 4 Malang Laksamana Arya Putra mengaku senang mengikuti kegiatan ini. Apalagi kegiatan ini digelar secara luring setelah sekian lama menjalani proses pembelajaran secara daring akibat pandemi Covid-19. Dia bersama timnya memamerkan karya berupa game, website, dan kerajinan tangan buatan sendiri.

“Saya sangat senang ikut mengadakan event seperti ini, karena kita sudah lama online, jadi senang kalau ada event luring begini. Pembelajaran berbasis proyek yang diterapkan saat ini merupakan hal yang bagus, karena siswa bisa menuangkan idenya dalam bentuk proyek dan membuat karya yang ada hubungannya dengan jurusannya,” tandasnya. [luc/suf]


Apa Reaksi Anda?

Komentar