Pendidikan & Kesehatan

Menyusul, Suami Pasien 07 Kabupaten Mojokerto Positif Covid-19

Mojokerto (beritajatim.com) – Peta sebaran Covid-19 Kabupaten Mojokerto bertambah menjadi 9 orang. Satu pasien positif tersebut merupakan salah satu Tim Kesehatan Haji Indonesia (TKHI) Kabupaten Mojokerto yang juga suami dari pasien positif 07 Kabupaten Mojokerto.

Hal tersebut dibenarkan Juru bicara Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Mojokerto, Ardi Sepdianto. Jumlah pasien yang tercomfir positif Covid-19 di Kabupaten Mojokerto kembali bertambah satu orang menjadi total pasien terpapar virus corona menjadi sembilan orang.

“Tambahan satu orang yang positif Covid-19 ini merupakan warga Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto. Pasien berjenis kelamin laki-laki berinisial M, usia 50 tahun. Pasien diketahui positif setelah hasil tes swabnya keluar hari ini,” ungkapnya, Senin (11/5/2020).

Masih kata Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kabupaten Mojokerto ini, pasien mengikuti pelatihan TKHI di asrama haji Sukolilo Surabaya pada tanggal 9 Maret sampai 21 Maret 2020. Tanggal 21 April 2020 dilakukan rapid test kepada seluruh TKHI dan hasilnya non reaktif (negatif).

“Tanggal 22 April, istri pasien dilakukan swab karena hasil rapid test positif dan tanggal 2 Mei hasil swab keluar dengan hasil positif Covid-19 dan diisolasi di RSUD Prof Dr Soekandar. Sample swab terhadap pasien diambil pada 2 Mei 2020 lalu setelah hasil swab istri pasien diketahui positif,” katanya.

Ini lantaran pasien diketahui kontak erat dengan pasien positif Covid-19 yang merupakan istrinya tersebut. Pasien sendiri juga mengalami gejala batuk berat. Saat ini, keduanya telah menjalani perawatan di ruang isolasi RSUD Dr Soekandar, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto.

“Dengan penambahan satu orang yang positif Covid-19 kali ini, jumlah total pasien positif Covid-19 di Kabupaten Mojokerto tercatat ada 9 orang. Dari 9 orang tersebut, 3 orang hasil swab terakhir sudah negatif, jadi saat ini yang masih menjalani perawatan ada 7 orang pasien positif Covid-19,” jelasnya.

Sebelumnya, istri dari salah satu Tim Kesehatan Haji Indonesia (TKHI) Kabupaten Mojokerto. Perempuan berinisial L, berusia 43 tahun tersebut merupakan warga Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto. Ini setelah seluruh orang yang kontak dengan TKHI harus mengikuti rapid test dan hasil rapid test pasien L reaktif.

Pasien langsung diisolasi di RSUD Prof Dr Soekandar dan langsung di swab yang dikirim pada 22 April lalu dan hasilnya baru tanggal 2 Mei dengan hasil positif. Pasien sudah menjalani isolasi di rumah sakit rujukan Covid-19 di Kabupaten Mojokerto tersebut sejak tanggal 22 April 2020 hingga hari ini.[tin/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar