Iklan Banner Sukun
Pendidikan & Kesehatan

Menteri Investasi Ajak Maba FEB Universitas Brawijaya Tidak Minder

Menteri Investasi dan Kepala BKPM RI, Bahlil Lahadalia dalam kuliah perdana FEB UB via zoom.

Malang(beritajatim.com) – Menteri Investasi dan Kepala BKPM RI, Bahlil Lahadalia meminta mahasiswa Fakultas Ekonomi Bisnis Universitas Brawijaya untuk tidak minder terutama mereka yang kurang mampu. Sebab, dirinya berasal dari latar belakang keluarga yang sama. Semangat dan perjuangan mengubah nasib lah yang mengantarkanya menjadi seorang Menteri.

“Tidak perlu malu. Yang mungkin hidupnya terbatas gak boleh malu dengan temannya yang kaya. Yang kaya itu bapak ibunya. Tetapi kalian sesama teman itu setara. Kalian pasti bisa,” kata Bahlil dalam kuliah perdana angkatan 2021/2022 via zoom.

Bahlil mengkisahkan, bahwa kehidupannya dulu susah. Ayahnya seorang kuli bangunan dan ibunya buruh cuci. Kehidupannya kecilnya susah. Dia pernah menjadi sopir angkot sampai loper koran. Dengan modal semangat dan jejaring yang dia bangun sejak muda, Bahlil membuka usaha sendiri.

Hingga akhirnya, pria asal Maluku yang besar di Papua itu sukses sebagai pengusaha, yang memiliki 10 perusahaan. Bahlil mengungkapkan selama memiliki tekad kuat tidak ada yang tidak mungkin. Apalagi bagi mahasiswa FEB UB.

“Kalau saya saja bisa, saya yakin dari anda-anda ini akan muncul pemimpin. Di antara anda akan ada yang masa depannya akan berkiprah di bidang ekonomi nasional,” imbuhnya.

Sementara itu, Prof Ahmad Erani Yustika, Ketua IKA UB, sekaligus alumnus Fakultas Ekonomi UB, menuturkan mahasiswa era saat ini beruntung. Saat era dia Maba tidak ada kesempatan dan inspirasi dari seorang menteri. Dia pun berharap mahasiswa FEB UB memanfaatkan kuliah dari Menteri Investasi dan BKPM RI ini dengan sebaik-baiknya.

“Betapa keberhasilan adalah kombinasi kegigihan, nyali dan tentu saja kerja keras dalam belajar. Apapun keterbatasan tidak akan menghalangi sukses,” ujar Erani.

Wakil Rektor I UB Prof Dr Aulanni’am drh DES, meminta para mahasiswa baru FEB UB untuk memanfaatkan waktu sebaik mungkin. Dia pun menegaskan, UB memakai kurikulum merdeka belajar dengan fasilitasi dari masing-masing fakultas.

“Pesan dari Pak Rektor, manfaatkan kesempatan yang ada, supaya bisa lulus tepat waktu. FEB UB tidak salah menjadi pilihan anda. Karena, FEB UB mengantongi banyak akreditasi internasional. Dengan kondisi covid ini saya berpesan, tetap semangat beraktivitas positif dalam masa pandemi. Perhatikan selalu protokol kesehatan,” tandas Prof Aul. (luc/ted)


Apa Reaksi Anda?

Komentar