Pendidikan & Kesehatan

Menko PMK: Ingatkan Protokol Kesehatan Lebih Ketat saat New Normal

Menko PMK saat minum jamu bersama di Kampung Tangguh, Glintung, Kota Malang.

Malang(beritajatim.com) – Menko PMK Muhadjir Effendi mengunjungi Kampung Tangguh Glintung, Kota Malang, Rabu, (3/6/2020). Dia ingin meninjau persiapan Kota Malang yang saat ini sedang memasuki masa transisi new normal.

Muhadjir mengatakan, dalam masa transisi ini kehidupan bakal berangsur kembali menuju normal namun tetap belum bisa hilang dari bayang-bayang virus Covid-19. Untuk itu, dia mengingatkan pemerintah daerah dan masyarakat untuk lebih mematuhi protokol kesehatan dengan lebih disiplin.

“Maka normalnya itu dengan syarat tertentu, antara lain mematuhi protokol kesehatan. Protokol kesehatan itu harus semakin ketat,” ucap Muhadjir.

Di Kota Malang selama masa transisi new normal kehidupan memang mulai berangsur normal. 11 pasar mulai dibuka, 13 mal mulai dibuka, 8 terminal dan stasiun mulai beroperasional dan 11 tempat wisata sudah dibuka. Sebagai pengetatan protokol semua pengunjung yang masuk akan mengisi buku tamu sebagai pengetatan protokol kesehatan.

“Jadi ketika ada pengurangan pembatasan menuju normal baru, di satu sisi harus memperketat protokol kesehatan. Jadi kalau hanya protokol dasar, tidak cukup, hanya pakai masker, cuci tangan, membuat jarak, menghindari tempat kerumunan yang berlebihan, tidak cukup,” papar Muhadjir.

Indonesia saat ini sedang persiapan menuju new normal. Muhadjir menyarankan pemerintah harus menyusun protokol yang lebih spesifik. Apalagi sejumlah obyek publik mulai di buka, masjid dan sekolah dalam waktu dekat juga akan kembali di buka.

Dirpamobvit Polda Jatim Kombes Pol Asep Teddy Nurrasyah dan Bupati Ipong Muchlissoni menabub kentongan sebagai simbolis launching kampung tangguh di Ponorogo. (Foto/Endra Dwiono)

“Tapi harus ada protokol yang lebih spesifik, misalnya, kalau shalat Jumat seperti apa, kalau di restoran seperti apa, itu yang justru harus diperhatikan. Apalagi kalau nanti sekolah masuk, juga harus begitu,” tandasnya. (luc/ted)





Apa Reaksi Anda?

Komentar