Pendidikan & Kesehatan

Menkes Setujui Usulan PSBB di Surabaya, Pemkot Langsung Koordinasi

Ikon Kota Surabaya, patung Sura dan Buaya di depan KBS.

Surabaya (beritajatim.com) – Usulan pengajuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Surabaya, Sidoarjo, dan Gresik disetujui oleh Menteri Kesehatan RI. Keputusan itu tertuang melalui Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/Menkes/264/2020. Pemkot Surabaya pun langsung melakukan koordinasi.

Koordinator Protokol Komunikasi, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Surabaya, M Fikser ketika dihubungi melalui telepon selulernya pada hari Selasa (21/4/2020) siang memastikan bahwa update terkait hal itu akan segera diberikan kepada publik. “Karena saya juga baru tahu, ini akan saya laporkan ke Ibu (Wali Kota Risma) dulu. Nanti akan segera kita beri update,” ujarnya singkat.

Sebagai informasi, persetujuan Menteri Kesehatan terkait pengajuan PSBB di tiga wilayah di Jawa Timur itu berdasarkan kajian dari tim teknis dari Kementerian Kesehatan RI.

“Setelah dilakukan kajian oleh tim teknis, kami menyetujui usulan PSBB di Kota Surabaya, Kabupaten Sidoarjo, dan Kabupaten Gresik. Jadi PSBB bisa diterapkan disana,” kata Menkes Terawan melalui siaran persnya.

Berdasarkan aturan yang berlaku, usai adanya persetujuan dari Menkes, Pemerintah daerah setempat wajib melaksanakan PSBB dan secara konsisten mendorong serta mensosialisasikan pola hidup bersih dan sehat kepada masyarakat. PSBB tersebut dilaksanakan selama masa inkubasi terpanjang dan dapat diperpanjang jika masih terdapat bukti penyebaran. [ifw/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar