Pendidikan & Kesehatan

Mengurus Jenazah Korban Virus Korona, Bagaimana Sebaiknya?

Ilustrasi virus corona

Jember (beritajatim.com) – Bagaimana sebaiknya mengurus jenazah korban penyakit Coronavirus Disease-19 (Covid-19) yang beragama Islam?

Majelis Ulama Indonesia telah mengeluarkan fatwa tertanggal 16 Maret 2020. Dalam fatwa itu disebutkan: ‘pengurusan jenazah (tajhiz al-janaiz) yang terpapar COVID-19 terutama dalam memandikan dan mengafani harus dilakukan sesuai protokol medis dan dilakukan oleh pihak yang berwenang dengan tetap memperhatikan ketentuan syariat.

Sedangkan untuk menshalatkan dan menguburkannya dilakukan sebagaimana biasa dengan tetap menjaga agar tidak terpapar COVID-19’.

Ketua MUI Jember Abdul Halim Subahar mengatakan, harus ada pendampingan ahli hukum agama, khususnya fikih, dan ahli kesehatan.

“Pandangan keduanya harus saling melengkapi. Dalam konteks spesifik ini, maka fikih kesehatan sangat diperlukan dan perlu penjelasan khusus terhadap tokoh agama dan ahli kesehatan,” katanya, Rabu (18/3/2020).

Menurut Halim, tokoh agama memberi pencerahan terhadap ahli kesehatan tentang prosesi perawatan jenazah terpapar virus corona sesuai syariat Islam.

“Ahli kesehatan perlu memberi pencerahan terhadap okoh agama tentang prosesi perawatan jenazah terpapar virus corona sesuai protokol medis. Semua itu harus dilakukan utk kemashlahatan bersama,” katanya. (wir/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar