Pendidikan & Kesehatan

Melalui Kampung Tangguh Semeru, Bupati Mojokerto Berharap Zona Merah Jadi Hijau

Bupati Mojokerto, Pungkasiadi. [Foto: misti/bj.com]

Mojokerto (beritajatim.com) – Dengan terkonfirmasi lima pasien positif Covid-19, Desa Bendung, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto ditetapkan sebagai Kampung Tangguh Semeru. Bupati Mojokerto berharap dengan status zona merah tersebut, Kampung Tangguh Semeru bisa menjadi zona hijau.

Terpaparnya lima pasien positif Covid-19 di Desa Bendung berawal dari penyebaran Covid-19 yang terjadi dikarenakan adanya transmisi luar sehingga akhirnya menjadi transmisi lokal. Pasien positif Covid-19 di Desa Bendung yakni seorang laki-laki, berinisial JS, usia 50 yang merupakan seorang sopir.

Pasien positif 03 Kabupaten Mojokerto ini, pada tanggal 18 Maret 2020 lalu baru pulang dari Jakarta dan dua hari kemudian, pasien merasakan demam, batuk, pilek dan tenggorokan sakit. Tanggal 27 Maret, istri pasien S (46) juga mengalami hal yang sama. Yakni demam, batuk dan pilek. Setelah melakukan tes laboratorium, pasien didiaknosa thypoind.

Pasien positif 03 di rawat di RSUD RA Basoeni Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto. Pada tanggal 14 April 2020, UPT Puskesmas Jetis melakukan rapid test terhadap keduanya. Hasil rapid test tersebut diketahui jika pasien JS negatif, sementara hasil rapid test pasien S dinyatakan positif dan menjadi pasien positif 04.

Kemudian tanggal 15 April, keduanya dirujuk ke RSUD Prof Dr Soekandar dan dilakukan swab dan menjalani isolasi mandiri. Hasil swab terhadap keduanya keluar pada, Jumat (24/4/2020) dan dinyatakan positif. Keduanya menjalani perawatan di ruang isolasi rumah sakit rujukan milik Pemkab Mojokerto tersebut.

Pasien positif Covid-19 ketiga asal Desa Bendung yakni seorang perempuan berinisial I (36) asal Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto terconfirm positif Covid-19 setelah hasil swab, Sabtu (9/5/2020). Ini setelah pasien kontak erat dengan pasangan suami-istri (pasutri), JS (50) dan S (46) yang sebelumnya positif Covid-19.

Pasien keempat asal Desa Bendung yakni seorang bayi dibawah usia lima tahun (balita) berjenis kelamin laki-laki, inisial G dengan usia 4,5 tahun. Pasien positif 18 ini menjalani isolasi di RSUD Prof Dr Soekandar dan menulari ayahnya, S (40). Desa Bendung merupakan desa dengan jumlah pasien positif terbanyak di wilayah utara Sungai Brantas.

Bupati Mojokerto, Pungkasiadi tak menampik jika Kampung Tangguh Semeru merupakan salah satu pilot project sinergitas Forkopimda. Sejak 14 hari lalu, masyarakat Desa Bendung sudah melakukan karantina wilayah secara mandiri dalam menyikapi pemutusan penyebaran pandemi secara lokal dengan membentuk Pembatasan Sosial Berskala Mandiri (PSBM) berdasarkan kesepakatan desa.

“Dengan adanya 5 warga yang sudah terkonfirmasi positif di sini, artinya semaksimal mungkin kita menahan ini agar tidak bertambah. Kemandirian setiap desa sangatlah penting di masa pandemi saat ini. Terlebih adanya suplemen peningkatan empati masyarakat dalam pencegahan penyebaran Covid-19 harus dilakukan secara mandiri dan bersama-sama,” ungkapnya, Senin (1/6/2020).

Kedepannya, lanjut orang nomor satu di Kabupaten Mojokerto ini, jika sudah disepakati bersama maka tinggal pengarahannya saja dalam hal pencegahan pemutusan Covid -19. Dengan adanya divisi-divisi yang ada di setiap Kampung Tangguh Semeru, diharapkan Kampung Tangguh Semeru akan tetap bertahan kendati jika pandemi Covid-19 berakhir nantinya.

“Komitmen masyarakat dalam kedisiplinan protokol kesehatan menyambut New Normal tetap terus berjalan konsisten. Diharapkan nantinya, desa zona merah menjadi zona hijau dikarenakan adanya Kampung Tangguh Semeru atau bahkan masih zona hijau maupun zona kuning tetap bisa mempertahankan Kampung Tangguh Semeru ini seterusnya,” harapnya.

Abah Ipung (sapaan akrab, red) menambahkan, semaksimal mungkin menahan untuk memutus mata rantau Covid-19 sehingga tidak menyebar. Dengan dilakukan rapid tes massal terhadap warganya dan penerapan karantina mandiri sebagai upaya awal. Seperti di Desa Bendung ada one gate, warga yang masuk akan melewati pos cek point terlebih dahulu.[tin/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar