Pendidikan & Kesehatan

Mau Baca Buku Tapi Malas ke Perpustakaan, Cukup Baca dari Aplikasi TULIB

Tuban (beritajatim.com) – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Tuban telah meluncurkan aplikasi Tuban Digital Library (TULIB) yang berisikan berbagai macam buku dan juga novel, Rabu (26/8/2020). Peluncuran aplikasi ini sebagai upaya untuk membangkitkan listerasi di era digital seperti saat ini serta saat ini masih dalam masa pandemi Covid-19.

TULIB diharapkan bisa meningkatkan minat baca bagi masyarakat Tuban dengan tanpa harus datang ke Perpustakaan. Dalam aplikasi tersebut telah diisi dengan ribuan judul buka yang sudah disesuaikan dengan kubutuhan kalangan pelajar atau masyarakat Kabupaten Tuban sendiri.

Aplikasi untuk membaca yang diluncurkan oleh Perpustakaan Kabupaten Tuban itu baru diluncurkan dalam waktu beberapa hari terakhir ini. Dan sekarang aplikasi yang bernama TULIB itu sudah bisa didonwload secara gratis melalui PlayStore atau Aplication Store.

“Aplikasi TULIB ini memberikan akses buat masyarakat atau anggota untuk meminjam dan membaca buku, majalah. Serta koran digital untuk kebutuhan publik yang dapat diakses melalui perangkat smartphone,” jelas Joko Prijono, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Tuban.

Dalam aplikasi tersebut, masyarakat bisa meminjam dan membaca buku pelajaran K-13, novel, majalah, dan berbagai jenis buku lainnya. jumlah buku digital yang telah di upload ke dalam aplikasi TULIB itu ada sebanyak 1.471 judul dan 216.982 eksemplar.

“Aplikasi ini sangat dinanti oleh masyarakat dan para pelajar. Dimana, meraka bisa memanfaatkan e-book yang sudah tersedia di koleksi TULIB. Jadi mereka tidak perlu datang atau antri berjubel di perputakaan, cukup dengan aplikasi ini mereka bisa membaca buku yang diinginkan,” papar Joko Prijono.

Dengan perkembangan teknologi dan juga perkembangan zaman seperti ini, ia berharap inovasi berupa hadirnya aplikasi tersebut diharapkan meningkatkan dunia literasi di Tuban. Sehingga gairah masyarakat untuk cinta membaca semakin meningkat dan generasi muda semakin lebih cerdas.

“Perpustakaan digital ini sebagai embrio dan ini akan terus dikembangkan. Program ini sebagai upaya untuk mewujudkan sumber daya masyarakat (SDM) Tuban yang semakin cerdas,” ungkapnya.

Sementara itu, meski telah meluncurkan aplikasi perputakaan digital itu, pihak Perpustakaan Kabupaten Tuban juga masih tetap membuka perpustakaan seperti biasanya. Namun tentunya dengan adanya Covid-19 jumlah kunjungan ke perpustakaan juga dibatasi dan menerapkan protokol kesehatan sebagai antisipasi untuk pencegahan penyebaran virus tersebut. [mut/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar