Iklan Banner Sukun
Pendidikan & Kesehatan

Masyarakat Mengeluh Mahalnya Harga Obat, Polres Lamongan Telusuri Sejumlah Apotik

Lamongan (beritajatim.com) – Menyikapi adanya laporan dari masyarakat yang mengeluhkan terkait mahalnya harga obat di Lamongan, untuk itu Polres Lamongan langsung melakukan penelusuran tersebut. Selain itu, Polres Lamongan juga terus memantau tingkat ketersediaan oksigen di sejumlah rumah sakit yang berada di Wilayah Kabupaten Lamongan.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Lamongan AKBP Miko Indrayana S.I.K mengungkapkan, bahwa pihaknya saat ini masih melakukan pengecekan laporan masyarakat terkait keluhan harga obat mahal ini dengan menelusuri apa penyebab harga obat tersebut mahal.

“Kita sedang mengecek semuanya, mengapa harga obat mahal, apakah benar harga obat tersebut memang mahal atau memang harga yang didapat dari distributor memang sekian,” ujar AKBP Miko Indrayana kepada wartawan, Selasa (13/7/2021).

Dalam keterangannya, AKBP Miko menjelaskan, pihaknya akan melakukan pengecekan secara keseluruhan yang meliputi proses distribusi obat tersebut hingga ke konsumen. Bahkan, lanjut Miko, pihaknya juga akan mengecek apakah naiknya harga obat tersebut karena kemauan sendiri ataukah karena memang didapat oleh apotek dengan harga yang sudah mahal.

“Sementara ini, kami masih melakukan pengecekan terhadap sejumlah apotik mengenai laporan yang masuk. Hal ini masih perlu kita buktikan lagi lebih lanjut karena laporan itu baru masuk ke kami,” terangnya.

Tak hanya itu, AKBP Miko juga menambahkan, pihak kepolisian bersama Satgas Covid terkait setiap hari juga telah melakukan pengecekan terhadap ketersedian tabung oksigen di wilayah Lamongan. Selama ini, Miko mengaku, kendala yang kerap terjadi di Lamongan adalah persoalan armada atau alat angkut.

Oleh karena itu pihaknya menuturkan, telah melakukan langkah antisipasi dengan menyediakan kendaraan dari kepolisiab dan pengawalan untuk mempercepat proses distribusi oksigen. “Yang terjadi selama ini di Lamongan adalah kesulitan armada yang sudah kita atasi,” tandasnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, pada hari keempat pemberlakuan PPKM Darurat di Jawa Timur beberapa hari lalu, Kepolisian telah membuka layanan hotline untuk pengaduan yang berada di Polda Jawa Timur. Diketahui, Ada 3 layanan telepon hotline yang disediakan, yakni terkait kelangkaan tabung oksigen, berita hoaks, dan harga obat yang mahal.[riq/kun]


Apa Reaksi Anda?

Komentar