Pendidikan & Kesehatan

Terkait Penerapan Protokol Kesehatan

Masjid di Surabaya Dapat Perhatian Khusus

Surabaya (beritajatim.com) – Masjid-masjid di Kota Surabaya terus mendapatkan perhatian khusus dari masyarakat. Khususnya, terkait penerapan protokol kesehatan di sana.

Masjid Baiturrozaq di kawasan SIER misalnya. Sunardi selaku marbot mengungkapkan jika dirinya banyak menerima bantuan. “Terlebih lagi untuk melakukan sterilisasi dengan disinfektan. Di masjid ini, dilakukan sehari lima kali,” katanya.

“Kalau Pemerintah Kota dan Provinsi ya belum ada (bantuan). Biasanya dari pusat aja sama BUMN,” tambah Sunardi.

Terbaru, Ia mengungkapkan jika masjid Baiturrozaq mendapatkan bantuan dari Corporate Social Responsibility (CSR) PT Victoria Care Indonesia. Bantuan itu berupa disinfektan untuk penyemprotan dan juga pembersihan masjid.

Founder dan juga CEO PT Victoria Care Billy Hartono Salim mengatakan jika pemberian bantuan cairan disinfektan tersebut adalah salah satu bentuk komitmen dan kepedulian mereka kepada tempat-tempat ibadah di tengah pandemi.

“Kami berkomitment untuk membantu masyarakat Indonesia, agar dapat beraktivitas tanpa rasa was-was. yaitu dengan menyediakan produk-produk kebersihan berkualitas untuk menunjang kehidupan yang lebih baik,” kata Billy.

Hal ini dilatarbelakangi oleh mulai dibukanya fasilitas publik seperti tempat ibadah dan pusat perbelanjaan oleh Pemerintah. Baik pusat maupun daerah.

Aksi CSR itu menyasar ke tempat ibadah, karena merupakan public space yang menjadi tempat berkumpulnya orang banyak di waktu yang sama dengan durasi ibadah yang cukup lama (minimal 1 – 2 jam).

“Maka dari itu, kami ingin pastikan sanitasi tempat ibadah dilakukan dengan baik. agar ibadah tetap dapat dilaksanakan dengan baik dan tak menjadi cluster penularan covid-19,” katanya.

Selain masjid Baiturrozaq di kawasan SIER, Billy mengaku hari ini pihaknya juga membantu pemberian cairan disinfektan di dua tempat lainnya. Yakni Masjid Cheng Ho-Pandaan dan Masjid Baitul Hakim-Madiun.

Meski begitu, hingga saat ini tercatat sudah 15 tempat ibadah yang diberi bantuan oleh pihaknya berupa cairan disinfektan. Untuk memastikan tempat ibadah bebas kuman, virus dan bakteri.

Selain itu, pihaknya juga membantu manajemen rumah ibadah, sebelum ibadah berlangsung, tim kebersihan Secret Clean melakukan sanitasi dan menyediakan produk-produk kebersihan seperti hand soap, dan hand sanitizer di tempat-tempat strategis untuk memudahkan jamaah dalam menjaga kebersihan.

“Kita juga lakukan semprotan disinfektan dan penyedian hand sanitizer. Kami ingin semua bisa bebas dari covid-19. Utamanya di rumah ibadah,” katanya. [ifw/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar