Pendidikan & Kesehatan

Masalah Baru Satgas Covid-19 Bojonegoro, Terkontak Positif Menolak Swab

Juru Bicara Percepatan Penangana Covid-19 Kabupaten Bojonegoro, Masirin.

Bojonegoro (beritajatim.com) – Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bojonegoro Masirin mengungkapkan, ada masalah baru yang dikhawatirkan bisa menciptakan gelombang baru penyebaran Virus Corona.

Masalah baru tersebut diantaranya adalah sulitnya melakukan tes swab bagi warga yang sudah terkontak dengan warga yang sudah terkonfirmasi positif Covid-19. Sehingga menyulitkan petugas yang melakukan tracing.

“Tracing masih terus kami lakukan, cuma saat ibi kesulitan untuk melakukan swab karena warga yang sudah terkontak ini menolak melakukan tes swab,” ujarnya, Senin (7/6/2021).

Sulitnya melakukan tes swab ini juga berdampak pada pergerakan data. Belakangan data terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Bojonegoro stagnan dengan jumlah kasus terkonfirmasi positif sebanyak 14 orang.

Masirin menegaskan, pengoptimalan peran Satgas Covid-19 di semua level diharapkan bisa meminimalisir melonjaknya penyebaran kasus baru. “Terlebih lagi sudah semua desa dan kelurahan di Bojonegoro yang menjadi Kampung Tangguh Semeru dan punya Posko PPKM Mikro,” pungkasnya.

Sementara diketahui, sesuai update sebaran Covid-19 di Kabupaten Bojonegoro Per-Tanggal 6 Juni 2021 hingga pukul 18.00 WIB, untuk kasus konfirmasi positif hari ini dinyatakan sembuh satu orang di Kecamatan Kapas dan penambahan baru juga satu orang di Kecamatan Margomulyo.

Konfirmasi positif secara kumulatif yang terhitung dari 1 Januari 2021 sebanyak 1.564 orang, meliputi aktif (dirawat) 14 orang, sembuh 1.504 orang dan meninggal dunia 46 orang. Serta untuk kasus suspect sebanyak 11 orang. [lus/ted]



Apa Reaksi Anda?

Komentar