Pendidikan & Kesehatan

Marak Isu Penculikan Anak, Diknas Tuban Keluarkan Surat Edaran

Foto ilustrasi

Tuban (beritajatim.com) –¬†¬†Dinas Pendidikan (Diknas) Kabupaten Tuban telah mengeluarkan surat edaran terkait kewaspadaan terhadap upaya dan isu penculikan anak.

Dalam surat edaran yang ditujukan kepada sekolah-sekolah yang ada di Kabupaten Tuban itu Diknas Tuban mengintruksikan untuk pihak sekolah supaya melakukan langkah antisiparif mencegah kasus penculikan anak. Surat edaran itu dikeluarkan oleh Diknas sebagai respon isu-isu penculikan anak yang saat ini ramai.

Data yang dihimpun beritajatim.com, surat edaran dari Dinas Pendidikan Kabupaten Tuban itu telah dikeluarkan sejak tanggal 20 Februari 2020 kemarin. Yang mana dalam surat edaran terkait kewaspadaan penculikan anak itu terdapat lima poin.

“Ini merupakan bentuk dari kepedulian kami. Ini sifatnya adalah pencegahan jangan sampai kalau kejadian beneran baru kelabakan,” ungkap Nur Khamid, Kepala Dinas Pendidikan (Diknas) Kabupaten Tuban saat dikonfirmasi terkait surat edaran itu.

Dalam poin pertama, Diknas Tuban intinya mengingatkan kepada semua pihak khususnya orang tua siswa untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap adanya kemungkinan penculikan anak. Yakni dengan memastikan untuk mengantar dan juga menjemput anak didik adalah orang tua atau keluarga yang sudah dikenal oleh pihak sekolah.

Pada poin kedua dalam surat edaran itu untuk menghimbau jika yang menjemput bukan orang tua atau orang yang dikenal supaya anak didik tetap di sekolah dan pihak sekolah diminta menghubungi orang tua yang bersangkutan untuk menjemputnya. Pihak sekolah juga diminta membatasi anak-anak keluar dari lingkungan sekolah, termasuk untuk membeli jajan di luar sekolah.

Selanjutnya di poin ke empat, Diknas Tuban juga meminta sekolah untuk mengoptimalkan kantin sekolah untuk menyediakan makanan yang higeinis dan juga menghindari upaya penculikan dengan kedok penjual jajan. Dan di poin ke lima pihak Diknas meminta semua koordinator wilayah kecamatan bidang pendidikan untuk menyampaikan itu kepada kepala PUAD, Sekolah Dasar (SD) yang ada di Kabupaten Tuban.

“Untuk di Kabupaten Tuban tidak pernah ada kejadian (penculikan anak). Surat edaran ini hanya merespon dari tempat lain saja,” papar Nut Khamid, saat dikonfirmasi beritajatim.com.[mut/ted]





Apa Reaksi Anda?

Komentar