Pendidikan & Kesehatan

Malang Raya Punya Waktu Transisi 7 Hari Sebelum Masuk Masa New Normal

Tiga kepala daerah di Malang Raya kompak PSBB satu putaran.

Malang(beritajatim.com) – Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Malang Raya telah disepakati cukup sekali saja dan akan berakhir pada Sabtu, (30/5/2020). Pasca PSBB Malang Raya, Kota Malang, Kabupaten Malang dan Kota Batu punya waktu 7 hari untuk masa transisi menuju New Normal atau tatatan kehidupan baru.

“Kini kami memasuki masa transisi pasca PSBB, ini harus kami patuhi. Pasca PSBB bukan berarti kita kembali seperti dulu. Tetapi kita masuk kepada pola hidup saat PSBB nanti yang akan diboyong ke masa transisi,” ujar Sutiaji, Kamis, (28/5/2020).

Sutiaji mengungkapkan, tiga kepala daerah di Malang Raya, kompak untuk memulai dan mengakhiri PSBB secara bersama-sama. Selanjutnya, masing-masing kepala daerah akan menyusun Perwali dan Perbup untuk protokol kesehatan selama masa New Normal.

“Dalam waktu dekat setelah tanggal 30 Mei nanti akan terbit Perwal transisi. Kami ambil 7 hari nanti akan kami lihat dan akan kami evaluasi. Pasca diterapkan selama 7 hari kita akan masuk ke new normal life,” papar Sutiaji.

Wali Kota Malang, Sutiaji.

Sebelumnya, Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa usai rapat evaluasi mengatakan PSBB Malang Raya cuku satu putaran, PSBB resmi berakhir pada, Sabtu, (30/5/2020) mendatang. Dia mengungkapkan wilayah Malang Raya saat ini memasuki masa transisi dari pasca PSBB menuju New Normal.

“Evaluasi PSBB Malang Raya hari kesebelas sudah berakhir. Dengan ini kami mengambil kesimpulan bahwa PSBB di Malang Raya cukup sekali saja. Malang Raya sudah masuk kepada masa transisi pasca PSBB. Untuk transisi menuju New Normal,” tandas Khofifah, Rabu, (27/5/2020) di Bakorwil III Malang. (Luc)

Apa Reaksi Anda?

Komentar