Iklan Banner Sukun
Pendidikan & Kesehatan

Maksimalkan Alokasi 20%, PKB Desak APBN untuk Pendidikan Dikoreksi

Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar

Jember (beritajatim.com) – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mendesak perlunya koreksi terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Nasional (APBN) untuk sektor pendidikan. Partai ini meminta agar amanat undang-undang yang mengalokasikan anggaran pendidikan minimal 20 persen benar-benar dilaksanakan dengan konsisten dan benar.

“Saya sedang menekankan agar 20 persen APBN kita itu semaksimal mungkin tidak boleh digunakan selain untuk pendidikan,” kata Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, usai acara peresmian pembangunan Ma’had Tahfidz Alquran Pintu Langit, Lembaga Pendidikan Perjuangan Islam Bustanul Ulum, Kabupaten Jember, Jawa Timur, ditulis Sabtu (10/9/2022).

Menurut Muhaimin, dari anggaran 20 persen APBN, masih ada yang digunakan di luar sektor pendidikan. “Ini harus dikoreksi untuk digunakan betul-betul untuk fungsi pendidikan yang sesungguhnya, jangan yang parsial. Ini yang harus kita lakukan,” katanya.


PKB mendukung investasi untuk pengembangan pendidikan bagi generasi muda. “Kita tidak ada pilihan. Seluruh angkatan muda yang jumlahnya besar, sudah hampir 42 persen dari warga kita. Oleh karena itu harus kita investasikan APBN kita, kelebihan masyarakat kita di pendidikan,” kata Muhaimin.

“Ayo kita bahu-membahu bersama pemerintah, bersama yayasan-yayasan, untuk mendorong kualitas sumber daya manusia anak-anak muda ini supaya lebih meningkat dan bisa bersaing dengan negara-negara lain,” kata Muhaimin.

Bupati Hendy Siswanto usai menghadiri acara peresmian tersebut menegaskan, alokasi Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Jember untuk pendidikan sudah mencapai 24 persen. “Kami akan tingkatkan kembali. Beasiswa kemarin belum maksimal, karena anggaran untuk pekerjaan infrastruktur. Sekarang pekerjaan infrastruktur sudah mulai berkurang, kita akan geser,” katanya.

Hendy mengakui banyak gedung sekolah yang rusak dan tak layak pakai. “Banyak banget dan itu tidak ada uangnya (untuk membangun). Kalau (anggaran) geser ke sana, jalan tidak jadi (diperbaiki). Kan repot. Jadi jalan saya perbaiki dulu, baru gedung-gedung yang sangat darurat kami akan perbaiki,” katanya. [wir]


Apa Reaksi Anda?

Komentar

beritajatim TV

Shin Tae Yong Puji Rumput Lapangan Thor Surabaya

Menjajal Mobil Listrik Wuling Air ev