Pendidikan & Kesehatan

Mahasiwa IAI Al-Khairat Presentasi Paper di IDACON 2019

Mohammad Izul Ridho (batik putih) bersama sejumlah presentator dari berbagai kampus di ajang IDACON 2019, UIN SUKA Yogyakarta, Rabu (23/10/2019).

Pamekasan (beritajatim.com) – Dua mahasiswa Institut Agama Islam (IAI) Al-Khairat Pamekasan, mempresentasikan karya ilmiah berupa paper pada ajang bertaraf internasional bertajuk 3rd International Da’wah Conference (IDACON) di Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga, Yogyakarta, Rabu (23/10/2019).

Kedua mahasiswa semester akhir Program Studi (Prodi) Ilmu Alquran dan Tafsir (IAT) Fakultas Ushuluddin tersebut, yakni Mohammad Izul Ridho dan Nurus Siddiqah Fajar. Keduanya mempresentasikan paper berjudul ‘Countracting Jihad Under The Guise Terorisme: Simantic Study of The Word Jihad in Al-Maidah‘.

Dalam kegiatan itu dihadiri empat pemateri luar negeri, yakni Prof Dr Sayed Azkia Hasyimi (Pakistan), Prof Ahmad Tarmizi Thalib (Malaysia), Zahid Jaily (Afganistan) dan Dr (Cand) Abdolroya Panaemalea (Thailand). Keduanya mampu mencuri perhatian dengan paper yang dikirimkan, sekaligus bisa tampil pada ajang konferensi yang didominasi para dosen dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

“Awalnya kami tidak menyangka jika paper yang kami kirimkan diterima panitia pelaksana yang digagas oleh Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN SUKA Yogyakarta. Kondisi ini tentunya menjadi motivasi tersendiri bagi kami untuk terus melakukan penelitian,” kata Mohammad Izul Ridho kepada beritajatim.com.

Mohammad Izul Ridho (batik putih/depan) berpose bersama sejumlah presentator dari berbagai kampus di ajang IDACON 2019, UIN SUKA Yogyakarta, Rabu (23/10/2019).

Tidak hanya itu, pihaknya mengaku sempat grogi saat harus mempresentasikan paper di hadapan para dosen dari berbagai perguruan tinggi di tanah air. Namun berkat dukungan dari semua pihak dan mental yang sudah dipersiapkan, dirinya mampu menyelesaikan beberapa sesi yang harus dilalui.

“Dalam kegiatan ini ada dua sesi berbeda, pertama sesi pembicara mancanegara. Selanjutnya sesi kedua presentasi panel yang ditempatkan di Gedung Convention Hall UIN SUKA, bahkan kami mempresentasikan paper dengan di panel bersama lima presenter lain,” ungkapnya.

Disinggung soal motivasi menulis yang membuatnya mampu berpartisipasi pada ajang internasional, ia mengaku mendapatkan hal itu saat mengikuti program Al-Khairat Writing Skill (AWS) yang digagas Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) di kampus yang beralamat di Jl Raya Palengaan (Palduding) Nomor 2 Pamekasan.

“Kegiatan seperti (AWS) itu sangat penting untuk terus digalakkan, khususnya bagi rekan-rekan mahasiwa. Apalagi program itu dapat memicu sekaligus memotivasi mahasiswa untuk menheksplor kemampuan sesuai dengan potensi yang dimiliki,” jelasnya.

Sementara Sekretaris LP2M IAI Al-Khairat Pamekasan, Abdul Gaffar mengapresiasi upaya kuat yang ditunjukkan anak didiknya yang mulai percaya diri melakukan penelitian. Apalagi sampai bisa berpartisipasi pada ajang internasional. “Kami sampaikan selamat, hal itu tentunya tidak lepas dari minat dan motivasi mereka untuk terus aktif dalam bidang menulis,” ungkapnya.

“Terlebih sesuai dengan tri dharma perguruan tinggi, yakni pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyaraka. Juga mengharuskan masyarakat kampus untuk dapat merealisasikan dan mewujudkan dalam bentuk konkrit, semoga hal ini bisa menjadi pemicu sekaligus motivasi bagi mahasiswa yang lain,” pungkasnya. [pin/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar