Pendidikan & Kesehatan

Mahasiswa UNP Kediri Demo Seleksi Rektor Baru

Kediri (beritajatim.com) – Seleksi rektor baru Universitas Nusantara PGRI Kediri, Jawa Timur diwarnai aksi unjuk rasa. Belasan orang mahasiswa berdemo menolak tiga orang kandidat rektor, karena dinilai memiliki catatan hitam di kampus.

Ada kurang lebih 15 orang mahasiswa UNP Kediri yang berunjuk rasa di Halaman Kampus mereka di jalan KH. Ahmad Dahlan, Kota Kediri. Dimana, saat aksi demo berlangsun, tengah ada seleksi rektor baru di kampus.

Dalam orasinya, mahasiswa menuntut tiga dari lima orang kandidat rektor baru dicoret dari pencalonan, karena memiliki catatan hitam. Ketiganya adalah mantan Rektor UNP Kediri, Wakil Rektor Satu serta Wakil Rektor Tiga.

Ketiganya dinilai meninggalkan persoalan besar di kampus, pada tahun 2015 lalu. Akibat kesalahan tersebut, mereka serta lembaga perguruan tinggi swasta di kota kediri ini mendapatkan surat teguran dari pihak dikti serta sanksi administrasi berupa penonaktifan kampus. Mahasiswa khawatir apabila diantara ketiganya terpilih menjadi rektor, persoalan 4 tahun silam bisa terulang.

“Kami tidak ingin peristiwa kelam 2015 terulang,” jelas Ahmad Amirul Mukninin, korlap aksi, Senin (9/9/2019).

Menanggapi unjuk rasa mahasiswa, Senat UNP Kediri, Sulistyo mengaku, pihaknya tidak memiliki wewenang untuk menilai setiap bakal calon berdasarkan administrasi seperti jejak hitam individu atau kelompok. Senat hanya bertugas menyeleksi visi misi bakal calon untuk diajukan ke pihak yayasan.

Untuk diketahui, seleksi Rektor Baru UNP Kediri diikuti lima orang kandidat, masing-masing mantan rektor pereode 2007-2015 Samari, Mantan Wakil Rektor Satu Ichsanudin, Mantan Wakil Rektor Dua Anas, Kaprodi Magister Keguruan Olahraga Atrup dan Zaenal selaku Wakil Rektor Satu.

Berdasarkan statuta kampus, seleksi dilakukan dalam tiga tahap yakni, seleksi administrasi, visi misi dan pemilihan rektor oleh yayasan. Saat ini, seleksi memasuki tahap seleksi visi – misi oleh Senat UNP Kediri. Dari lima bakal calon, akan dipilih tiga kandidat terbaik untuk direkomendasikan ke pihak Yayasan, guna ditetapkan satu kandidat terbaik sebagai rektor baru. [nng/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar