Iklan Banner Sukun
Pendidikan & Kesehatan

Mahasiswa Unhasy Jombang PPL di ‘Madrasah di Tengah Ladang Jagung’

Pembukaan PPL mahasiswa FAI Unhasy Tebuireng di MAN 6 Jombang, Senin (10/1/2022)

Jombang (beritajatim.com) – Mahasiswa FAI (Fakultas Agama Islam) Universitas Hasyim Asy’ari (Unhasy) Tebuireng menggelar PPL (Praktek Pengalaman Lapangan) di sejumlah Madrasah Aliyah Negeri. Mahasiswa Unhasy praktik mengajar di sekolah-sekolah tersebut.

PPL merupakan mata kuliah wajib pada program studi pendidikan yang pelaksanaannya bekerjasama dengan madrasah-madrasah. Bak gayung bersambut, program ini mendapat respon positif dari kepala-kepala madrasah yang bersedia menjadi lokasi pelaksanaan. Salah satunya adalah Madrasah Aliyah Negeri 6 Jombang.

Sekolah ini mendapatkan julukan sebagai ‘madrasah di tengah ladang jagung’ karena keasrian lokasi yang ditunjang dengan hamparan ladang pertanian yang menghijau. “Program praktik pembelajaran yang dilaksanakan oleh program studi yang berlatar belakang pendidikan dengan tujuan untuk menyiapkan lulusan agar menjadi calon guru yang memiliki kompetensi paedagogik, kompetensi profesional, kompetensi kepribadian, dan kompetensi sosial,” kata dosen pembimbing lapangan yang ditugaskan untuk MAN 6 Jombang M. Arif Setyabudi, M.Pd.I.

Pembukaan pelaksanaan PPL Pembelajaran di MAN 6 Jombang tidak hanya dihadiri oleh mahasiswa PPL, guru pamong, dan dosen pembimbing lapangan, tetapi juga dihadiri langsung oleh kepala madrasah. Pembukaan dilakukan pada Senin (10/1/2022).

M Arif dalam sambutan penyerahan mahasiswa menampaikan bahwa seluruh mahasiswa, terkhusus kelompok PPL MAN 6 Jombang, telah menerima materi-materi terkait pembelajaran dalam mata kuliah yang terjadwal dan tersusun pada sistem semester.

Disamping itu, mahasiswa juga telah menerima pembekalan teknis terkait pelaksanaan. “Praktik pengalaman lapangan adalah keniscayaan. Karena sinergi antara perguruan tinggi dengan madrasah harus tetap terjalin,” kata M Arif menambhakan.

M. Fanny Kafiluddin, ketua kelompok menegaskan bahwa selaku mahasiswa tugas utama yang harus dilaksanakan adalah belajar dan belajar. Hal itu sebagai persiapan untuk berbakti kepada masyarakat dalam pengembangan kehidupan yang lebih baik. “Oleh sebab itu kami membutuhkan bimbingan dan arahan dari guru pamong,” katanya saat sambutan.

Sementara itu, sambutan penerimaan mahasiswa PPL disampaikan oleh Kepala MAN 6 Jombang, Fahmie Amrullah, S.Pd., M.Pd.I., yang menegaskan bahwa mahasiswa PPL adalah seorang guru juga. Dengan demikian aturan yang berlaku bagi guru di lingkungan MAN 6 Jombang, juga berlaku bagi semua mahasiswa PPL.

Di akhir sambutannya, kepala madrasah menyampaikan bahwa pihaknya tidak segan untuk memulangkan mahasiswa PPL apabila yang bersangkutan tidak memiliki komitmen sebagai guru. “Meskipun demikian, mahasiswa PPL dari FAI Unhasy yang bertugas sebelumnya mendapatkan nilai positif baik dari guru-guru pamong, maupun dari madrasah.,” sambungnya.

Praktek pengalaman lapangan pembelajaran yang dilaksanakan di MAN 6 Jombang diikuti oleh 9 mahasiswa, dengan rincian 7 mahasiswa prodi Pendidikan Agama Islam (PAI). Sedianya mereka akan mengajar mata pelajaran rumpun PAI (Aqidah Akhlak, Fiqih, Qur-an Hadits, dan Sejarah Kebudayaan Islam). Juga 2 mahasiswa prodi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) yang sedianya mengajar mata pelajaran bahasa Arab. [suf]


Apa Reaksi Anda?

Komentar

beritajatim TV

Shin Tae Yong Puji Rumput Lapangan Thor Surabaya

Menjajal Mobil Listrik Wuling Air ev