Pendidikan & Kesehatan

Mahasiswa Unej Kecam Netralitas Menristekdikti

Jember (beritajatim.com) – Belasan aktivis Aliansi Mahasiswa Peduli Demokrasi mengecam Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Mohammad Nasir yang hadir di kampus Universitas Jember, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Minggu (7/4/2019).

Kecaman ini terkait dengan kuliah umum Nasir di kampus Universitas Brawijaya Malang, 27 Maret 2019. Koordinator aksi Umar Abdul Aziz menyatakan kuliah umum itu memunculkan kegaduhan dan kontroversi terkait netralitas aparatur negara dan politisasi institusi perguruan tinggi.

AMPD mengingatkan Menristekdikti agar tidak mengulangi hal yang sama tersebut dalam kunjungannya menjadi pemateri kuliah Umum di Universitas Jember hari ini. “Kami Mendesak dan mengingatkan Kemenristekdikti untuk berlaku netral serta tidak menyalahgunakan amanahya untuk mengkampanyekan salah satu kontestan pemilu di kampus,” kata Umar.

Umar juga mengimbau kepada para mahasiswa lebih cerdas dalam menyikapi dinamika pemilu yang terjadi. “Kami mengajak seluruh civitas akademika untuk turut serta menjaga kondusivitas dan netralitas kampus dari pengaruh politik praktis,” katanya.

AMPDmenyerukan kepada aparatur negara di lingkungan kampus untuk bertindak sesuai dengan peraturan serta perundang-ungangan yang berlaku. Netralitas harus dikedepankan. [wir/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar