Pendidikan & Kesehatan

Mahasiswa Ubaya Dapat Dana Hibah Penelitian Nutrifood Research Center Grant 2020

Surabaya (beritajatim.com) – Empat Mahasiswa Fakultas Farmasi Universitas Surabaya (Ubaya) dapat dana hibah penelitian sebesar Rp. 50 juta dari Nutrifood Research Center (NRC) Grant 2020.

NRC Grant 2020 merupakan kompetisi tiap tahun yang diadakan oleh Nutrifood untuk memberikan dukungan berupa bantuan dana penelitian sekaligus pendampingan bagi para peneliti, dosen, dan mahasiswa yang memiliki ide penelitian inovatif terkait alternatif makanan dan minuman yang lebih sehat.

Tim Ubaya berhasil menjadi pemenang kategori mahasiswa dengan judul penelitian ‘Pengembangan ‘Jelly Powder’ Berbasis Porang (Amorphophallus muelleri), Alga Merah (Eucheuma spinosum), dan Rosella (Hibiscus sabdariffa) sebagai Pangan Fungsional pada Penderita Diabetes Mellitus, Rabu (11/11/2020).

Empat mahasiswa Fakultas Farmasi Ubaya yang terlibat dalam pengajuan proposal NRC Grant 2020 yaitu Jennifer Ruskim, Siti Faizah, Yuriko Lidia Gratia Watung, dan Sonia Rosenda Aprillia. Jennifer Ruskim selaku Ketua Tim menyampaikan jika tahun ini NRC Grant 2020 mengusung tema “Membangun Indonesia yang Lebih Sehat melalui Penelitian Terkait Pembatasan Konsumsi Gula, Garam dan Lemak”.

“Kami tentunya sangat senang dan bersyukur atas pencapaian ini. Melalui kompetisi NRC Grant 2020 kami mendapat pelajaran yang sangat berharga bahwa sebuah usaha keras pastinya tidak akan pernah mengkhianati hasil. Kuncinya juga ada pada kerjasama tim dan saling mendukung,” ungkap Jennifer Ruskim.

Ratusan proposal penelitian yang masuk NRC Grant 2020 berasal dari para peneliti, dosen, dan mahasiswa Perguruan Tinggi Negeri (PTN) maupun Perguruan Tinggi Swasta (PTS) se-Indonesia. Kompetisi ini diawali dengan pengumpulan pra-proposal yang dilanjutkan dengan adanya online interview bersama juri NRC Grant 2020.

Setelah itu peserta harus mengumpulkan proposal yang nantinya akan diseleksi oleh juri untuk masuk ke babak final. Peserta yang lolos ke babak final akan mempresentasikan isi proposal penelitian dan mendapat beberapa pertanyaan secara langsung dari juri.

“Banyak tantangan dan kesulitan yang kami hadapi, salah satunya adalah masalah sinyal. Ditambah lagi, kami sempat merasa kurang percaya diri ketika melakukan online interview dan presentasi mewakili Ubaya di hadapan dewan juri,” terangnya.

Jennifer, sapaan akrab mahasiswa asli Pekanbaru ini menyampaikan jika ide penelitian tim Ubaya berawal dari mencari tanaman yang jarang dimanfaatkan namun memiliki fungsi serta khasiat yang baik bagi kesehatan.

Salah satu tanaman tersebut adalah Porang. Porang merupakan tanaman sejenis umbi-umbian yang nantinya dapat diolah menjadi bahan baku pangan fungsional bagi penderita diabetes mellitus. Selain Porang, tim Ubaya juga memanfaatkan tanaman Alga Merah dan Rosella.

Berdasarkan hasil penelitian dari tim Ubaya, Porang mengandung glukomanan yang cukup tinggi serta rendah kalori. Glukomanan pada Porang terbukti dapat menurunkan berat badan pada penderita obesitas, meningkatkan kadar HDL (high-density lipoprotein), menurunkan kadar LDL (low-density lipoprotein) dan mengurangi risiko kanker serta penyakit kardiovaskular.

Sedangkan Alga Merah memiliki khasiat dalam menahan laju peningkatan kadar glukosa darah post-prandial dan mengurangi penurunan balik gula darah yang akan merangsang selera makan. Disamping itu, tanaman Rosella yang digunakan berfungsi sebagai pewarna alami.

Rosella mengandung polisakarida yang dapat menghambat penyerapan glukosa pada dinding usus halus, menahan difusi glukosa dari saluran cerna ke dalam pembuluh darah, dan mengurangi peningkatan kadar glukosa darah yang berlebihan.

Persiapan kompetisi NRC Grant 2020 dilakukan tim Ubaya hanya selama satu bulan dimulai dari mencari ide atau topik, menyusun pra-proposal hingga proposal penelitian. Selama mempersiapkan kompetisi dan proposal penelitian, tim Ubaya didampingi dan dibimbing secara intensif oleh Dr. Finna Setiawan, S.Farm., M.Si. selaku Dosen Fakultas Farmasi Ubaya dan Ardhia Deasy Rosita Dewi, S.TP., M.Sc. selaku Dosen Fakultas Teknobiologi Ubaya.

Tim Ubaya juga memperbanyak waktu diskusi secara daring maupun luring untuk mendalami dan membahas proposal penelitian lebih lanjut, agar nantinya benar-benar dapat diaplikasikan serta bermanfaat bagi masyarakat luas.

Tim Ubaya berharap agar proses penelitian yang akan dilakukan selama setahun kedepan dapat berjalan dengan baik dan lancar meskipun di tengah pandemi Covid-19. “Kami sudah mendatangani MoU (Memorandum of Understanding) dengan Nutrifood. Semoga pangan fungsional yang kami buat dapat berfungsi dengan efektif untuk penderita diabetes mellitus,” tutup Jennifer. [adg/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar