Pendidikan & Kesehatan

Momentum 10 Muharram 1442 Hijriyah

Mahasiswa PKN Santuni Anak Yatim

Pamekasan (beritajatim.com) – Mahasiswa Institut Agama Islam (IAI) Al-Khairat Pamekasan yang melaksanakan program Perkulihan Kerja Nyata (PKN) di berbagai desa di Pamekasan, memberikan santunan kepada anak yatim bersamaan dengan momentum 10 Muharram 1442 Hijriyah, Sabtu (29/8/2020).

Santunan bagi anak yatim digelar serentak di berbagai posko yang ditempati mahasiswa yang tengah menjalani program pengabdian masyarakat, di antaranya di Desa Ponteh (Galis), Desa Lembek, Klompang Barat (Pakong), Desa Pagantenan (Pagantenan), serta Desa Waru Barat (Waru).

Selain itu, kegiatan serupa juga dilakukan mahasiswa yang menempati lokasi pengabdian di pondok pesantren, di antaranya di Pondok Pesantren Mambaul Ulum Bata-Bata, Desa Panaan (Palengaan), serta di LPI Al-Majidiyah Palduding, Desa Plakpak (Paganyenan), serta posko lain yang ditempati mahasiswa PKN XXI Berbasis Participatiry Action Research (PAR) 2020.

“Kegiatan ini merupakan salah satu anjuran agama untuk memberikan santunan kepada anak yatim bersamaan dengan momentum 10 Muharram, sekaligus sebagai bentuk pengabdian kami kepada masyarakat khususnya di lokasi PKN,” kata Kordes Ponteh, Kecamatan Galis, Anna Febriyanti.

Dari itu pihaknya berharap kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat, sekaligus menjadi limpahan berkah khususnya bagi kelancaran pelaksanaan PKN yang digelar sejak awal Agustus 2020 lalu. “Kami berharap melalui kegiatan ini nantinya dapat menjadi berkah dan manfaat bagi kita semua,” ungkapnya.

Hal senada juga disampaikan Kordes Waru Barat, Kecamatan Waru, Misrahul Huda yang menyampaikan kegiatan santunan anak yatim sebagai upaya mengamalkan anjuran agama. “Selain menjalankan anjuran agama, kami juga berharap akan adanya keberkahan melalui kegiatan ini tanpa harus melupakan program ideal dari PKN 2020,” tegasnya.

“Santunan anak yatim ini merupakan kegiatan rutin dan kami lakukan setiap tahun, khususnya bersamaan dengan momentum 10 Muharram. Terlebih sebagian santri disini (Al-Majidiyah) juga tercatat sebagai yatim dan menimbah ilmu di pesantren,” jelas Kordes LPI Al-Majidiyah Palduding, M Khalilurrahman.

Sementara Koordinator Pos Pesantren Mambaul Ulum Bata-Bata, Khoirul Anam menyampaikan kegiatan santunan mengumpulkan dana sebesar Rp 9 juta lebih untuk diberikan kepada anak yatim. “Santunan ini selain diberikan kepada anak yatim di pesantren, nantinya juga akan dibagikan kepada anak yatim yang ada di sekitar pesantren,” pungkasnya.

Seperti diketahui, pelaksanaan PKN PAR dengan penerapan KKN Kerja Sosial IAI Al-Khairat Pamekasan, ditempatkan di 21 titik yang tersebar di 7 kecamatan berbeda di Pamekasan. Dari jumlah tersebut, tiga di antaranya ditempatkan di pondok pesantren. [pin/ted]





Apa Reaksi Anda?

Komentar