Pendidikan & Kesehatan

Mahasiswa KKN Unipma Pasarkan Batik Ngangkrik Sidomulyo di Sosmed

Madiun (beritajatim.com) – Universitas PGRI Madiun (Unipma) menggelar program kuliah kerja nyata (KKN) bagi mahasiswa yang sudah memasuki semester akhir. Salah satunya dilaksanakan di Desa Sidomulyo Kecamatan Sawahan Kabupaten Madiun.

Beberapa mahasiswa mendapat tugas KKN bina komunitas, dengan  menggandeng PKK desa setempat. Sebagai bentuk pengabdian terhadap masyarakat, mahasiswa Unipma ini melakukan tugas pendampingan dalam memaksimalkan potensi desa tersebut.

“Potensi yang bisa dikembangkan di Desa Sidomulyo ini dibidang konveksi yakni pembuatan batik,” Kata salah satu perwakilan mahasiswa Unipma Merry Cendana Kawa, Rabu (12/2/2020)

Wargsa Desa Sidomulyo ini, kata Merry banyak yang memiliki keterampilan dalam memproduksi batik. Batik produksi desa ini dikenal dengan batik Ngangkrik Sidomulyo. Selama ini dikelola oleh ibu-ibu yang tergabung dalam PKK Desa Sidomulyo.

Namun  batik tulis made in Sidomulyo ini penjualannya hanya sebatas pesanan dari wali kota Madiun  maupun dari Desa lain. “Jadi kami berpikir untuk mengembangkan batik Ngangkrik Sidomulyo ini, supaya dikenal masyarakat luas,” katanya.

Langkah awal yang akan dilakukan oleh mahasiswa Unipma, melakukan pengenalan terhadap batik ngangkrik sidomulyo ini di media sosial (sosmed). Saat ini, pihaknya dan PKK Sidomulyo sedang fokus dalam pembuatan batik untuk program Bhakti Sosial Terpadu (BST).

“Batik yang diusung adalah batik kampung pesilat yang menjadi ciri khas kebudayaan Madiun,” Ungkapnya.

Merry menambahkan, dalam program KKN bina komunitas ini, ada 6 program unggulan yang dilaksanakan mahasiswa. Selain membatik,  juga ada pengelolaan administrasi PKK, pembuatan papan jalan untuk program BST, pengelolaan sampah, Fun learning dan perbaikan taman bermain TK Sidomulyo, hingga promosi online.

“Untuk pengelolaan sampah, kami membantu dalam pengembangan  packaging terlebih dahulu,” Katanya.

Sementara itu Sri Lestari, salah satu pengelola batik Ngangkrik Desa Sidomulyo mengungkapkan merasa terbantu dengan  adanya mahasiswa KKN bina komunitas dari Unipma ini. Banyak ide yang diberikan untuk pengembangan pengelolaan batik Ngangkrik ke depannya.

“Kami sangat terbantu, dengan pengenalan  batik Ngangkrik di media sosil, semoga batik ini semakin eksis di masyarakat,” Pungkasnya. (end/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar