Pendidikan & Kesehatan

Mahasiswa Bidikmisi dan UKT Golongan 1 UB Dapat Bantuan Kuota Internet

Universitas Brawijaya (UB) Malang putuskan lockdown Fakultas Teknik.

Malang (beritajatim.com) – Universitas Brawijaya Malang menyiapkan mekanisme pembagian kuota untuk mahasiswa demi mendukung kegiatan perkuliahan secara daring. Pembagian kuota ini akan difokuskan bagi mahasiswa bidikmisi dan mahasiswa yang berada di kategori Uang Kuliah Tunggal golongan 1.

“Saat ini sedang diproses paket data untuk sekitar 7000 mahasiswa, diprioritaskan untuk mahasiswa bidikmisi dan kategori UKT 1. Bisa dipastikan dari keluarga yang tidak mampu, orang tua yang terdampak baik akibat PSBB hingga sulit bekerja maupun pemutusan hubungan kerja. Sudah pasti akan berdampak juga kepada mahasiswa,” kata Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Universitas Brawijaya, Abdul Hakim, Kamis (30/4/2020).

Hakim mengatakan dengan kuota sebanyak itu sehenarnya hampir semua mahasiswa yang mendapat beasiswa ini. Menurutnya jika dalam kondisi normal, penerima beasiswa akan mampu mencukupi kebutuhannya. Namun dengan kondisi pandemi virus corona Covid-19 seperti saat ini, beasiswa tersebut akan dibagi lagi dengan anggota keluarga yang lain. Tidak hanya penerima bidikmisi, tapi juga mahasiswa afirmasi dan kategori 1.

“UB adalah kampus yang hampir memenuhi batas kebijakan pemerintah untuk menerima 20 persen mahasiswa dari keluarga tidak mampu dari total kuota. Kuota bidikmisi kita paling tinggi. Dalam masa pandemi, orang tua yang terdampak juga akan berakibat ke mahasiswa. Saya sangat memaklumi situasi tersebut. Oleh karena itu, UB melakukan berbagai upaya untuk mahasiswa yang terdampak,” papar Hakim.

Terkait pembelajaran daring, ia menghimbau untuk dapat menggunakan cara yang praktis dan memudahkan mahasiswa, serta memanfaatkan paket yang sudah disediakan. Diperkirakan sekitar 60 hingga 70 persen mahasiswa UB telah kembali ke rumah masing-masing, dengan keadaan sinyal yang terkadang kurang stabil.

“Terkait hal ini, kami mengimbau untuk menggunakan cara lain, mengingat partisipasi kuliah daring tidak bisa 100 persen. Bisa menggunakan WA group untuk share materi atau tugas sesuai yang telah diusulkan,” tandasnya. [luc/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar