Pendidikan & Kesehatan

Magetan Kembali Zona Merah Covid-19

Bupati Magetan bersama Forkopimda saat press conference di Pendopo Surya Graha, Selasa (19/1/2021). [Foto/Ade Mas Satrio Gunawan]

Magetan (beritajatim.com) – Per 18 Januari 2021, Kabupaten Magetan dinyatakan kembali menjadi zona merah. Pertimbangannya adalah, dengan melihat penambahan jumlah pasien terkonfirmasi dan jumlah pasien meninggal karena Covid-19.

“Jumlah pasien unit gawat darurat RSUD Sayidiman mengalami tren kenaikan. Yakni ada kenaikan signifikan jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 dari Desember ke Januari 2021,” kata Bupati Magetan Suprawoto saat konferensi pers di Pendopo Surya Graha, Selasa (19/1/2021).

Menurutnya, penyebab meingkatnya angka kematian pasien terkonfirmasi positif corona virus disease atau Covid-19 karena ketika masuk rumah sakit sudah dalam keadaan parah. “Pasien sudah parah saat masuk rumah sakit, dan mereka mempunyai penyakit penyerta,” ujar Suprawoto.

Untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19, pemerintah akan langsung melakukan tracing dan sesegara mungkin melakukan swab PCR untuk mengetahui dan memastikan kondisi pasien. Jumlah pemeriksaan swab PCR kepada warga juga akan ditingkatkan. Pemkab Magetan juga telah menyiapkan Labkesda, RSUD Sayidiman dan RS TNI AU untuk melakukan swab PCR.

“Kita akan meningkatkan rasio yang diperiksa melalui PCR, yaitu 1 dibanding 10. Kebetulan kita punya 3 lab PCR. Satu di Sayidiman, yang kedua di Labkesda dan yang ketiga di Lanud Iswahyudi,” imbuhnya.

Berdasarkan update data Diskominfo Magetan saat ini terdapat 1413 orang Konfirmasi, 1096 orang sembuh, 66 orang meninggal, dan 251 orang dalam pemantauan. [asg/suf]



Apa Reaksi Anda?

Komentar