Pendidikan & Kesehatan

Magang Jangka Pendek Tak Cukup Bagi Mahasiswa

Jember (beritajatim.com) – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menetapkan kebijakan kampus merdeka. Kebijakan ini mengatasi kelemahan magang berjangka pendek untuk mahasiswa.

Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kemendikbud Nizam mengatakan, magang berjangka pendek kurang dari 6 bulan sangat tidak cukup untuk memberikan pengalaman dan kompetensi industri bagi mahasiswa. “Perusahaan yang menerima magang pun menyatakan magang dalam waktu sangat pendek tidak bermanfaat, bahkan mengganggu aktivitas di Industri,” katanya, sebagaimana dilansir Humas dan Protokol Universitas Jember, di Kabupaten Jember, Jawa Timur, Rabu (17/6/2020).

Implementasi kebijakan kampus merdeka akan semakin mendekatkan sektor industri dengan perguruan tinggi. Menurut Nizam, dalam kebijakan kampus merdeka, mahasiswa diperbolehkan melakukan magang di tempat-tempat industri, selama maksimal dua semester. Nilainya setara dengan 40 SKS.

Nizam berharap, dengan durasi magang selama dua semester, mahasiswa mendapatkan pengalaman kerja di industri atau dunia profesi nyata. Dengan begitu, saat lulus nanti mereka siap masuk dunia kerja. “Pun demikian dengan industri, mereka akan mendapatkan talenta yang bila cocok nantinya bisa langsung direkrut, sehingga mengurangi biaya rekrutimen dan training awal,” katanya.

Nizam menegaskan, kebijakan kampus merdeka pada intinya adalah dalam rangka menyiapkan generasi unggul yang siap memasuki dunia kerja dan menciptakan lapangan kerja. Dalam kebijakan kampus merdeka ini akan memberikan ruang belajar yang sangat luas kepada para mahasiswa.

“Ruang belajar menjadi semakin luas karena belajar tidak lagi harus selalu di dalam ruang kelas dan di kampus saja. Mereka (mahasiswa) bisa mengambil hak untuk belajar di program studi lain dalam satu kampus dan bisa juga belajar di luar kampus mereka,” kata Nizam, saat menjadi narasumber dalam acara webinar dengan tema ‘Kampus Merdeka, Merdeka Belajar Dalam Tatanan Normal Baru’ yang diselenggarakan oleh Lembaga Pengembangan Pembelajaran dan Penjaminan Mutu (LP3M) Universitas Jember melalui aplikasi zoom. [wir/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar