Pendidikan & Kesehatan

Lindungi Kesehatan Pelajar, Surabaya Adakan Imunisasi

Surabaya (beritajatim.com) – Hari ini pelajar di Kota Surabaya mendatangi sekolahnya. Kedatangan bukan untuk mengikuti kegiatan belajar mengajar namun untuk imunisasi.

Kegiatan imunisasi ini bukan pula digelar dengan cara biasa. Oleh sebab untuk menghindari persebaran Covid-19, ada penerapan protokol kesehatan yang ketat. Bahkan, kedatangan siswa digilir sesuai dengan jadwal dan sesi yang berbeda-beda.

“Alhamdulillah. Mereka (pelajar) datang semua sesuai dengan yang ada didata. Kegiatan itu berlangsung sekitar pukul 08.00 WIB sampai dengan selesai. Tergantung setiap sesinya,” kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya, Febria Rachmanita, Jumat (16/10/2020).

Ia menjelaskan, untuk menjaga dan melindungi para pelajar, pemkot menerapkan berbagai disiplin prokes sebelum maupun sesudah kegiatan dimulai. Di antaranya, dengan penyemprotan disinfektan setiap sesi, pengukuran suhu tubuh sebelum masuk ke sekolah, cuci tangan dan menggunakan hand sanitizer.

“Jadi itu kami terapkan. Termasuk ketika pergantian sesi kami pastikan disemprot disinfektan,” ungkap dia.

Selain itu, Feny – sapaan akrab Febria Rachmanita juga merinci, untuk hari ini pelaksanaan telah berlangsung di empat titik. Di antaranya yakni, LB (inklusi) Putra Mandiri, SD Karunia Hidup, SD Negeri Romokalisari, Muhammadiyah 25. Dari empat sekolah itu sasaran siswa yang menerima imunisasi berjenis Measles Rubella (MR) yang ditujukan untuk kelas 1 SD sederajat sebanyak 151 pelajar.

“Untuk pelajar kelas 5 dan 6 dengan jenis imunisasinya adalah Human Papiloma Virus (HPV) 148 orang,” papar dia.

Sementara untuk pelaksanaan imunisasi yang digelar besok, kata Feny, berada di 14 lokasi secara serentak. Di antaranya adalah SDN Babat Jerawat 1, SDN Bulak Banteng, SDS Darul Ilmi, MI Al-Hidayah, SDN Kaliasin 5, MI Muhyidin, SDN Morokrembangan 1, SDN Ngagel Rejo 3, SDN Krembangan Utara, SD Petemon 9, SDN Kandangan 1, SDN Sidosermo 1, SDN Sidotopo Wetan 1 marger dengan Sidotopo Wetan 2 dan SDN Tambak Wedi.

“Untuk jumlahnya total yang menerima HPV sekitar 1.424 pelajar dari kelas 5 dan 6 ya. Kalau untuk MR mencapai 1.056. Semoga besok dan seterusnya diberi kelancaran,” pungkasnya. [but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar