Pendidikan & Kesehatan

Lewat Germas, Upaya Pemerintah Ingatkan Masyarakat Patuh Prokes Covid-19

Malang (beritajatim.com) – Melalui Gerakan Masyarakat (Germas), upaya sosialisasi dari pemerintah pentingnya disiplin dalam mematuhi Protokol Kesehatan (Prokes) Covid-19. Hal ini juga sebagai bentuk mitigasi bencana Covid-19 setahun terakhir.

Anggota Komisi IX DPR RI, Ali Ahmad, menilai penting dilakukannya mitigasi. Sembari terus mengingat masyarakat akan pentingnya protokol kesehatan (Prokes).

Pria yang akrab disapa Gus Ali ini tidak memungkiri, masyarakat sudah mulai jenuh dengan pandemi yang tak kunjung berakhir.

“Kita harus memberitahu masyarakat yang mulai jenuh, setahun lebih, hampir dua tahun, orang disuruh dirumah, orang disuruh memakai masker. Ini kan mulai jenuh. Harus terus kita sosialisasikan agar masyarakat tetap menerapkan protokol kesehatan,” ungkap Gus Ali di Kepanjen, Kabupaten Malang, Rabu (16/6/2021).

Dengan adanya Germas, kata Gus Ali sapaan akrabnya, diwajibkan memberi literasi pada masyarakat. Agar jangan sampai kendor menjaga disiplin protokol kesehatan Covid-19.

“Kita jangan sampai kendor, karena pemerintah sendiri sudah melakukan upaya maksimal sampai vaksin disemua lapisan masyarakat. Jangan sampai sesudah divaksin dua kali, kita lalu kendor gak disiplin lagi. Jangan sampai seperti itu,” tegasnya.

Gus Ali menegaskan, jangan sampai setelah divaksin kita justru kendor. “Kalau sampai setelah divaksin hidupnya tidak new normal, itu pasti kena. Jadi harus benar-benar disiplin menjalan Prokes Covid-19 ini,” tegas Politikus PKB.

Masih kata Gus Ali, masyarakat harus tetap waspada. Karena kejenuhan masyarakat ini berdampak pada berkurangnya kesadaran akan protokol kesehatan. Jika tidak disosialisasikan secara terus-menerus, Gus Ali khawatir, ini akan jadi bencana. “Oleh karena itu, kita diwajibkan memberikan literasi kita jangan sampai kendor,” tuturnya.

Gus Ali pun bilang, selama ini pemerintah telah berupaya maksimal meredam laju Covid-19. Dijelaskannya, upaya pemerintah itu akan sia-sia bila tidak didukung masyarakat. “Pemerintah sudah melakukan upaya maksimal. Sampai vaksin di seluruh lapisan masyarakat,” Gus Ali mengakhiri. (yog/kun)



Apa Reaksi Anda?

Komentar