Iklan Banner Sukun
Pendidikan & Kesehatan

LDII Jatim-Pemprov Gelar Vaksinasi Massal Dosis Satu untuk 1000 Peserta

Surabaya (beritajatim.com) – DPW LDII Jatim melaksanakan vaksinasi massal untuk 1000 peserta. Pihaknya melakukan kerja sama dengan Pemprov Jatim dan RS Husada Prima Karang Tembok Surabaya untuk tenaga vaksinatornya.

“Kami menyambut baik ajakan dari Bapak Presiden Jokowi dan Gubernur Bu Khofifah untuk segera melaksanakan atau membumikan vaksinasi. Ini agar tercapai herd immunity sebagai upaya pemutusan mata rantai penyebaran Covid-19,” tegas Ketua DPW LDII Jatim, Moch Amrodji kepada wartawan di Pondok Pesantren Sabilurrosyidin Annur, kawasan Gayungan PTT Surabaya, Sabtu (21/8/2021).

Menurut dia, warga LDII dan masyarakat umum sangat antusias mengikuti vaksinasi dosis pertama Sinovac di kantornya. Sehingga, dari target 1000 peserta, malah membludak hingga 1500 orang.

“Kami nanti komunikasi dengan Pemprov Jatim lagi untuk tambahan vaksinnya. Harapan kita nanti, masyarakat yang belum care dengan vaksin segera vaksin. Ini sebagai langkah menggairahkan masyarakat agar mau vaksinasi. Upaya pemerintah sudah sangat serius sekali, yakni mengejar target 70-80 persen masyarakat tervaksin. Ini agar tercapai herd immunity. Nanti, 28 hari ke depan akan ada dosis kedua Sinovac di lokasi yang sama,” tuturnya.

Vaksin tidak hanya diberikan kepada ulama dan santri, tapi juga untuk masyarakat umum. Sebelum pemberian vaksin Covid-19, peserta vaksin harus dilakukan skrining atau pemeriksaan awal oleh petugas medis terlebih dahulu.

Pemeriksaan mulai dari menanyakan riwayat medis, pemeriksaan tekanan darah dan pemeriksaan suhu tubuh.
Jika kondisi stabil dan mendapatkan keterangan layak diberikan vaksin oleh dokter yang merawat, maka kondisi tersebut dapat diberikan vaksin.

Sementara itu, drg. Endah Budiwati, M.Mars, Ketua Tim Vaksin RSU Husada Prima mengatakan ada 41 personel yang diterjunkan dalam mensukseskan vaksinasi. “Total 41 personel, itu terdiri 16 tenaga administrasi, 10 screener, 10 vaksinator dan 5 driver ambulans dan logistik,” imbuhnya. (tok/kun)


Apa Reaksi Anda?

Komentar