Pendidikan & Kesehatan

Langsung Tracing, Pamekasan Tidak Terapkan Klaster Khusus Covid-19

Pamekasan (beritajatim.com) – Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Pamekasan, Achmad Marzuki menyatakan tidak ada klaster khusus tentang wabah virus corona di kabupaten Pamekasan. Sekalipun di daerah lain ditetapkan klaster penyebaran Covid-19.

Sebab di sejumlah wilayah di Indonesia, terdapat berbagai klaster berbeda seputar status penyebaran pandemi Covid-19 khususnya di provinsi Jawa Timur. Semisal klaster haji, klaster sampoerna serta berbagai jenis klaster lainnya.

Padahal di kabupaten Pamekasan sendiri terdapat sejumlah media yang memberitakan penyebutan klaster berdasar asal usul penyebaran pandemi, seperti klaster haji hingga klaster Pasar Kolpajung. Sebab dari klaster tersebut terdapat pasien yang dinyatakan positif terinfeksi Covid-19 di Pamekasan.

“Untuk Pamekasan tidak ada klaster khusus, semua yang kontak (dengan pasien positif Covid-19) langsung kita tindak lanjuti (tracing),” kata Plt Kepala Dinkes Pamekasan, Achmad Marzuki kepada beritajatim.com, Jum’at (5/6/2020).

Update sebaran Covid-19 Pamekasan yang dikeluarkan Tim Satgas Covid-19 Pamekasan, Jum’at (5/6/2020).

Berdasar update peta sebaran pandemi virus corona yang dikeluarkan Tim Satgas Covid-19 Pamekasan, terdapat sebanyak 36 orang yang dinyatakan positif Covid-19. Meliputi sebanyak 19 orang tengah menjalani perawatan, 9 orang sembuh dan sebanyak 8 orang lainnya meninggal dunia.

Sementara untuk status Pasien Dalam Pengawasan (PDP) terdata sebanyak 66 orang, jumlah tersebut terdiri dari sebanyak 43 orang tengah dalam pengawasan, sebanyak 12 orang selesai pengawasan, serta sebanyak 11 orang meninggal dunia.

Sedangkan untuk Orang Dalam Pantauan (ODP) terdata sebanyak 478 orang, mereka terdiri dari sebanyak 466 orang dinyatakan selesai dilakukan pemantauan, sedangkan sebanyak 12 orang lainnya tengah dalam proses pemantauan. [pin/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar