Pendidikan & Kesehatan

Langgar Prokes, Puluhan Warga Gresik Disanksi Sosial

Gresik (beritajatim.com)- Pandemi Covid-19 belum berakhir, tapi masih banyak warga yang melanggar protokol kesehatan (Prokes). Hal ini seperti yang terjadi di Kecamatan Balongpanggang, Gresik.

Total ada 41 warga yang terjaring operasi yustisi yang digelar aparat TNI, Polsek Balongpanggang, dan Trantib Satpol PP. Mereka yang melanggar dikenai sanksi sosial.

Kapolsek Balongpanggang AKP Tulus mengungkapkan, operasi yustisi pendisiplinan prokes yang dilakukan berbasis komunitas. Hal tersebut mengacu pada Inpres 6/2020, Perda Gubernur 2/2020 dan Perbup 22/2020 dalam upaya menekan angka penyebaran covid-19.

“Operasi yustisi ini sasarannya adalah pengguna jalan raya maupun masyarakat yang melintas tidak mengenakan masker,” ujarnya, Minggu (29/11/2020).

Warga yang menggunakan masker tapi tidak sesuai ketentuan, seperti tidak menutupi mulut dan hidung juga ikut terjaring. Pihaknya berharap, dengan adanya giat pendisiplinan ini dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat untuk tetap mengikuti protokol kesehatan. Mengingat, saat ini masih dalam situasi pandemi Covid-19.

Sanksi sosial yang diberikan adalah mengenakan rompi oranye dan menyapu fasilitas umum sebagai efek jera. “Kami berharap warga tetap menerapkan 3M. Mencuci tangan, mengenakan masker dan menjaga jarak,” kata Tulus.

Dari 41 pelanggar prokes yang terjaring, 11 pelanggar mendapat sanksi sosial membersihkan fasilitas umum dan push-up. Sedangkan sisanya mendapatkan teguran lisan lantaran umurnya sudah lanjut. [dny/suf]



Apa Reaksi Anda?

Komentar