Pendidikan & Kesehatan

Langgar Jam Malam di Surabaya, 17 Orang Terjaring di Benowo

Surabaya (berirajatim.com) – Petugas tiga pilar kembali mengambil tindakan tegas menilang pelanggar PPKM di Kota Surabaya.

Semalam tercatat ada tiga pengusaha nakal melanggar PPKM dan 18 orang terkena denda. Pelanggaran jam buka usaha dan pelanggaran protokol kesehatan dilakukan di kawasan Benowo.

Kapolsek Benowo Kompol Hakim menjelaskan, 17 orang melanggar mendapatkan sakai adminitasi denda Rp 150 ribu.

“Operasi yustisi kita lakukan malam minggu usai jam batas malam diterapkan. Tujuannya mencari pelanggar baik pengusaha atau warga. Kita dapat tiga pengusaha yang masih buka melebihi batas jam malam di perda,” jelasnya kepada beritajatim.com, Minggu (24/1/2021).

Lebih lanjut kapolsek menjelaskan, pelanggaran yang dilakukan pengusaha dan masyarakat akan ditindak guna menekan penyebaran virus Corona. Sehinga, diharapkan masyarakat tetap melakukan protokol kesehatan dengan 3M dan tak beraktivitas di luar rumah melebihi jam malam.

Sehingga, penyebaran virus corona di Kota Surabaya bisa ditekan dan ‘Kota Pahlawan’ bisa menjadi zona hijau lagi. Tak hanya kepada masyarakat, pemerintah juga mengimbau supaya pengusaha juga menaati aturan jam malam dan prokes ini.

“Kita tindak pengusaha dan mayarakat. Pengusaha kita beri saksi adminitasi Rp 500 ribu dan masyarakat denda Rp 150 ribu. Beberapa barang juga kita sita seperti Wifi atau KTP buat yang ingin membayar secara online,” paparnya.

Kompol Hakim juga menegaskan, jika nantinya PPKM diperpanjang, maka diharapkan aturan perwali ini juga diterapkan lebih ketat lagi. Hal ini bertujuan untuk menekan penyebaran virus.(man/ted)


Apa Reaksi Anda?

Komentar

beritajatim TV

Resep Nasi Aladin Khas Timur Tengah

Resep Sup Kikil, Gurih dan Empuk

Sup Ikan, Menu Berbuka Puasa Bergizi Tinggi