Pendidikan & Kesehatan

Lagi, Satu Pasien Positif Covid-19 di Pamekasan Meninggal

Virus Corona Covid-19

Pamekasan (beritajatim.com) – Satu warga Pademawu, yakni inisial L (61) yang dinyatakan positif terinfeksi wabah virus corona alias Covid-19 meninggal dunia di RSUD dr Slamet Martodirdjo Pamekasan, Jl Raya Panglegur, Tlanakan, Minggu (7/6/2020).

Hal itu berdasar update peta sebaran wabah virus corona yang dikeluarkan Tim Satgas Covid-19 Pamekasan, di mana yang bersangkutan sebelumnya terdata sebagai Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang dirawat di RSUD Smart Pamekasan.

Selain satu orang yang dinyatakan positif, juga terdapat sebanyak enam orang lainnya yang dinyatakan positif Covid-19. “Hari ini ada tujuh tambahan pasien positif Covid-19, satu di antaranya meninggal dunia,” kata Jubir Tim Satgas Covid-19 Pamekasan, Sigit Priyono.

Dengan tambahan tersebut, total pasien yang dinyatakan positif Covid-19 di Pamekasan terdata sebanyak 45 orang. Meliputi sebanyak 27 orang yang tengah menjalani perawatan, sebanyak 9 orang dinyatakan sembuh dan sebanyak 9 lainnya meninggal dunia.

“Untuk pasien positif baru, mereka dirawat di dua rumah sakit berbeda, yanki di RSUD Smart dan RS Moh Noer Pamekasan (Jl Ponorogo),” ungkap pria yang akrab disapa Pak Sigit yang  juga menjabat sebagai Kabag Humas dan Protokol Pemkab Pamekasan.

Penambahan pasien positif membuat status PDP berkurang, sekalipun saat ini terdapat tambahan dua pasien baru. “Sebelumnya terdata sebanyak 71 orang PDP, saat ini berkurang menjadi sebanyak 69 orang. Meliputi sebanyak 47 orang dalam pengawasan termasuk dua pasien baru, 14 orang selesai dan 12 orang lainnya meninggal dunia,” jelasnya.

Sementara untuk status Orang Dalam Pantauan (ODP), saat ini terdata sebanyak 480 orang dan bertambah satu orang dari angka sebelumnya. Jumlah tersebut meliputi sebanyak 15 orang yang tengah dalam pantauan dan sisanya yakni sebanyak 465 orang dinyatakan selesai.

Dari itu pihaknya berharap agar masyarakat selalu menerapkan protokol kesehatan sebagai langkah antisipatif sekaligus upaya mencegah penyebaran wabah Covid-19. Beberapa di antaranya dengan menerapkan physical distancing hingga menggunakan masker.

Terlebih selama ini pihaknya tengah bekerja keras dan melakukan berbagai upaya untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19, mulai dari penyemprotan cairan disinfektan hingga sosialisasi agar masyarakat selalu mematuhi protokol kesehatan.

“Upaya yang kita lakukan tentunya tidak akan berhasil tanpa adanya dukungan dari masyarakat, khususnya untuk memutus mata rantai penyebaran pandemi ini. Maka dari itu, mari kita bersama untuk selalu menerapkan pola hidup bersih dan sehat, jaga jarak dan selalu menggunakan masker saat keluar rumah,” pungkasnya. [pin/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar