Pendidikan & Kesehatan

Kuliah UK Petra dengan Penerapan Protokol Kesehatan Ketat

Surabaya (beritajatim.com) – UK Petra Surabaya menggelar praktek mata kuliah program Hotel Management dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai uji coba perkuliahan di masa new normal di kampus UK Petra.

Prinsip dasarnya penerapan Protokol Kebersihan, Kesehatan, Keamanan dan Lingkungan (PK3L) untuk mengurangi, menghindari, dan mencegah kemungkinan penyebaran Covid-19 yang kini masih ada. Penerapan perkuliahan praktek di kampus pada dasarnya tidak memaksa, para mahasiswa diberikan pilihan bebas terhadap kuliah praktek offline (luring) atau online (daring) dengan persetujuan orang tua/wali.

“Kami menerapkan PK3L (Protokol Kebersihan, Kesehatan, Keamanan dan Lingkungan) bagi para dosen, mahasiswa dan pihak-pihak terkait lainnya demi menjaga kenyamanan dan keamanan pelaksanaan kuliah praktek pada semester Genap 2020/2021 ini. Kami bahkan menyusun pedoman ini dengan sangat hati-hati dan dapat diperbaharui menyesuaikan keadaan yang terjadi,” urai Dr. Sienny Thio, selaku Ketua Program Hotel Management UK Petra, Selasa (2/3/2021)

Ada banyak hal yang harus dipersiapkan baik mahasiswa maupun pihak kampus. Pembagian mahasiswa tiap kelasnya tidak lebih dari 8 orang mahasiswa tiap kelasnya dan dilakukan secara dua shift. Dengan maksimal tatap muka dalam kelas delapan jam saja dalam sehari.

“Itupun setiap dua jam kami meminta mahasiswa dan dosen untuk rehat sejenak menghirup udara segar di tengah-tengah jam perkuliahan atau sekedar untuk minum. Jarak antar mahasiswa pun juga telah diatur agar tidak bergerombol,” tambah Hanjaya Siaputra, selaku dosen dan Kepala Bidang Operasional Praktek Program Hotel Management UK Petra.

Pembagian dua shift jam perkuliahan dilakukan mulai pukul 06.00-13.00 WIB dan 11.00-18.00 WIB. Jeda ini digunakan untuk melakukan steril ruangan yang dipakai oleh mahasiswa pada shift berikutnya. Para mahasiswa program Hotel Management UK Petra ini diminta hadir paling tidak 30 menit sebelumnya sebab ada tahapan yang harus dilakukan antara lain pengecekan suhu badan, menggunakan hand sanitaiser, pengecekan barcode yang isinya data suhu badan saat masuk dan pulang dari perkuliahan serta mengganti pakaian seragam khusus yang sudah disiapkan kampus.

“Jadi mereka tidak menggunakan pakaian dari rumah dan para mahasiswa mempunyai loker tersendiri untuk menyimpan barang-barang pribadi. Inipun sudah disterilkan oleh pihak kampus terlebih dahulu setiap harinya.”, tambah Hanjaya.

Hand Sanitaiserpun selalu tersedia di beberapa sudut gedung perkuliahan dan di dalam kelas. Tak hanya itu setiap pergantian shift, pihak kampus selalu mensterilkan ruang kelas terlebih dahulu dengan menyemprotkan disinfektan. Steril ini dilakukan juga setelah perkuliahan selesai dilakukan. Setiap dua jam sekali, para mahasiswa dan dosen diminta mencuci tangannya dengan sabun dibawah air yang mengalir. Tak hanya itu saja, para mahasiswa dan para dosen diminta menggunakan masker medis sesuai arahan pemerintah serta menggunakan sarung tangan anti air-sekali pakai berbahan vynil jika diperlukan.

Protokol ketat dilakukan oleh pihak kampus, jika saat pergantian shift terjadi dan terdapat mahasiswa yang terlihat bergerombol maka dosenpun tak segan-segan untuk menegur dan meminta para mahasiswa untuk segera melakukan prosedur meninggalkan kampus kemudian pulang kerumah. Baik dosen maupun mahasiswa juga diminta membawa bekal minuman sendiri dari rumah dan tidak diperkenankan untuk bertukar satu sama lainnya.

Program Hotel Management juga berkoordinasi dengan klinik Pratama UK Petra sebagai langkah antisipasi bila terjadi hal-hal terkait medis selama pelaksanaan perkuliahan praktek ini. Penyusunan PK3L ini merujuk dari banyak hal antara lain Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Indonesia nomor HK.01.07/MENKES/413/2020 tentang pedoman pencegahan dan pengendalian coronavirus disease 2019 (covid-19), berdasarkan aturan CHSE Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI dan lain-lain. Sanitasi nya pun menggunakan bahan kimia yang sudah ditentukan dan sudah terdaftar dalam N List yang dikeluarkan oleh EPA (Environmental Protection Agency), USA. [adg/but]



Apa Reaksi Anda?

Komentar